Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Tim Temukan Cacing Hati & Pneumonia di Paru-Paru Daging Kurban

11 Agustus 2019, 21: 43: 59 WIB | editor : Perdana

ilustrasi

ilustrasi (M Zulfikar/Radar Kediri)

Share this      

SUKOHARJO - Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo melakukan pemeriksaan pada daging kurban. Hasilnya, masih ditemukan cacing hati dan paru-paru pneumonia pada daging sapi dan kambing.

Kepala UPT Rumah Potong Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Leni Sri Lestari mengatakan, tim pengecekan daging kurban disebar di 12 kecamatan di Sukoharjo. Tim terdiri dari petugas dinas serta Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sukoharjo.

"Dari hasil pengecekan kami di Kecamatan Grogol dan Sukoharjo ditemukan cacing hati pada daging sapi dan kambing. Serta ditemukan pneumonia atau penyakit pada paru-paru hewan," terang Leni.

Cacing hati yang ditemukan langsung diambil dan dikubur. Selain memeriksa, tim juga memberi sosialisasi pada warga untuk mengetahui hati yang telah terpapar cacing serta pneumonia pada paru-paru hewan kurban.

"Jika ditemukan cacing hati, maka harus dibuang atau ditimbun. Karena meski direbus lama, cacing tidak bisa mati. Jadi tidak boleh dikonsumsi," papar Leni.

Hati yang telah terkontaminasi cacing bisa dicek dengan diraba. Jika terdapat benjolan, coba sayat hati dengan pisau. Setelah tersayat, maka akan terlihat cacing di dalamnya.

Selain itu, pneumonia pada paru-paru daging kurban juga turut menjadi perhatian Pneumonia dapat dilihat dari warna paru-paru yang kemerahan tua dan jika disayat akan keluar nanah. Pneumonia juga bisa dicek dengan menaruh paru-paru hewan kurban pada air.

"Normalnya paru-paru sehat berwarna pink pucat dan akan mengambang jika ditaruh di air. Jika sebaliknya, maka daging tidak boleh dikonsumsi," terang Leni. (rgl/ria)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia