Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Peringkat AAJI Naik, Kanal Distribusi Agen Cigna Melonjak

12 Agustus 2019, 11: 09: 57 WIB | editor : Perdana

OPTIMISTIS: Director and Chief Distribution Officer Cigna Indonesia Dini Maharani (dua dari kanan) saat Top Agent Award 2018 AAJI di Solo, Jumat (9/8). 

OPTIMISTIS: Director and Chief Distribution Officer Cigna Indonesia Dini Maharani (dua dari kanan) saat Top Agent Award 2018 AAJI di Solo, Jumat (9/8).  (CIGNA INDONESIA FOR RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Perusahaan asuransi jiwa PT Cigna Asuransi Indonesia (Cigna Indonesia) optimistis bisa mencetak pertumbuhan signifikan untuk kanal distribusi keagenan sepanjang tahun ini. Didukung masifnya layanan digital serta penetrasi para flying agent Cigna ke berbagai daerah di pelosok Tanah Air.

“Kami optimistis hingga akhir tahun nanti pertumbuhan keagenan mencapai 40 persen. Kami yakin peringkat di AAJI akan terus meningkat,” tutur Director and Chief Distribution Officer Cigna Indonesia Dini Maharani usai acara Top Agent Award 2018 Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (10/8).

Tahun lalu Cigna menduduki peringkat ke-22 di ranking AAJI. Atau naik dari posisi ke-25 di 2017. Capaian itu didongkrak kenaikan pendapatan premi keagenan. Cigna memulai kanal distribusi keagenan sejak 2015. Melengkapi kanal distribusi telemarketing dan kanal distribusi affinity marketing (mitra institusi keuangan dan nonkeuangan).

Kontribusi dari kanal ini meningkat tajam setelah awal 2017 memperkuat agen-agennya dengan aplikasi digital. Dikenal dengan e-apps. Inovasi layanan aplikasi digital ini diluncurkan untuk mendukung pertumbuhan bisnis keagenan.

Aplikasi didesain untuk membantu agen mengenali dan menganalisa kebutuhan finansial nasabah. Agen bisa memberi rekomendasi produk asuransi yang sesuai tujuan keuangan nasabah. Selain itu, pengajuan asuransi dapat dilakukan lewat aplikasi. Terintegrasi dengan sistem Cigna Indonesia. Lewat e-apps, proses pengajuan asuransi lebih cepat. Memudahkan agen menjual produk Cigna.

“Tidak ada lagi hard copy, di mana agen bolak-balik ke kantor pusat. Lewat e-apps, pengajuan langsung ditandatangani lewat tablet agen. Langsung terkirim ke kantor pusat untuk under writing-nya,” tegas Dini.

Dari puluhan perusahaan asuransi jiwa di Indonesia, baru Cigna yang serius mengelola dan memiliki flying agent. Flying agent mirip sniper di dunia militer. Bertugas khusus dengan capaian target jitu. Performa capaian flying agent Cigna yang jumlahnya sekitar 40 orang mencapai 85 persen. (kmb/edy/fer)

(rs/fer/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia