Senin, 16 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Pendidikan

Jelang Derby Mataram, Catatan Masa Lalu Bukan Pengganjal

13 Agustus 2019, 16: 11: 46 WIB | editor : Perdana

Jelang Derby Mataram, Catatan Masa Lalu Bukan Pengganjal

MADIUN – Rapor buruk membayangi Persis Solo saat bertemu PSIM Jogja. Kemenangan terakhir Persis atas seteru abadinya tersebut terjadi 12 tahun lalu. Tepatnya di Stadion Manahan, 4 Agustus 2007 di kompetisi Divisi Utama 2007, yang saat itu masih jadi kasta tertinggi di Liga Indonesia.

Greg Nwokolo dkk saat itu sukses menang tipis 2-1 atas PSIM. Setelah laga tersebut, delapan kali pertemuan terjadi di Divisi Utama 2008, 2009, 2011, dan 2013. Hasilnya, ternyata Persis tak pernah menang. Hanya meraih empat kali seri, dan empat kali kalah. Empat laga kandang Persis berakhir dengan tiga kali seri, dan sekali kalah menyakitkan. 

Catatan masa lalu itu, ternyata enggan membuat para penggawa Laskar Sambernyawa menyerah sebelum bertanding. Terlebih pertemuan di Stadion Wilis Madiun 16 Agustus mendatang, sangat penting. Karena laga ini memperebutkan status capolista Grup Timur. Siapapun yang menang, dialah pemuncak klasemen di akhir putaran pertama Liga 2.

”Momennya memang pas. Lawannya PSIM, dan kalau menang kita jadi pemuncak klasemen. Saya juga tahu masyarakat Solo semua pasti inginnya lawan PSIM ini harus menang, karena ini derby. Saya juga sadar, kita takutkan pemain terbebani sebelum bertanding. Saya hanya bisa memotivasi pemain, agar bisa fokus. Anggap saja situasinya sama seperti laga-laga sebelumnya,” terang Karteker Persis Solo, Choirul Huda.

Walau begitu dia mengakui ada motivasi besar pemain dalam beberapa laga terakhir. Sempat terpuruk di dasar klasemen, tapi di beberapa laga Persis sukses bangkit. Bahkan saat ini sukses ada di posisi ketiga Grup Timur, dan hanya tertinggal dua poin dari PSIM sebagai pemuncak klasemennya.

“Kalau secara personal, ga ada (persiapan khusus). Kita persiapkan secara tim saja. Toh semua tim kami anggap sama. Lawan PSBS Biak bisa dibilang kita mati-matian. Melelahkan perjalanan ke sana. Jelang lawan PSIM, kita fokuskan untuk recovery, dan baru mulai pemantapan tim lagi,” tuturnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia