Selasa, 17 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Desa Jeblog Sulap Tanah Kas Desa jadi Agrowisata

16 Agustus 2019, 16: 31: 38 WIB | editor : Perdana

TINGKATKAN PAD: Tanah kas Desa Jeblog, Kecamatan Karanganom disulap jadi agrowisata berupa pendapa, taman, dan kolam renang khusus anak-anak.

TINGKATKAN PAD: Tanah kas Desa Jeblog, Kecamatan Karanganom disulap jadi agrowisata berupa pendapa, taman, dan kolam renang khusus anak-anak. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Pemerintah Desa Jeblog, Kecamatan Karanganom mengoptimalkan pengembangan pariwisata. Tanah kas desa seluas 1 hektare diubah jadi agrowisata. Dilengkapi berbagai tanaman dan pohon, plus pendapa dan sejumlah wahana permainan. Berupa area outbound dan kolam renang khusus anak-anak.

Pengembangan wisata diawali pada 2015. Ketika mendapatkan dana corporate social responsibility (CSR). Memanfaatkan dana desa hingga provinsi. Total anggaran yang sudah digelontorkan mencapai Rp 529 Juta. 

Pada tahap awal, dikembangkan budidaya tanaman. Mengingat konsep yang ditonjolkan edukasi terkait hortikultura. Anak-anak PAUD dan TK diajarkan cara mencangkok dan menyetek berbagai tanaman.

Kawasan ini dikembangkan dengan menambah sejumlah wahana permainan anak. Berupa pembuatan kolam renang ukuran 8x17 meter. Kedalamannya bervariasi. Mulai dari 60-90 cm. Air kolam renang berasal dari sumur dalam.

“Pengerjannya secara swadaya. Mulai dari desain hingga pembangunannya dilakukan warga. Termasuk kolam renang anak-anak ini juga mengerahkan tenaga warga. Kebetulan warga kami banyak yang memiliki kemampuan pertukangan. Sesuai bidangnya masing-masing,” Ketua Unit Wisata Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Tirta Aji, Desa Jeblog Suwandani, kemarin (15/8).

Taman juga dilengkapi pendapa ukuran 8x7 meter. Termasuk sejumlah gazebo. Serta delapan kamar ganti. Ke depannya, sejumlah fasilitas pendukung bakal ditambah untuk memanjakan wisatawan. “Kami sedang menata kuliner di luar taman. Juga merancang pembangunan kolam renang khusus dewasa,” urainya.

Kepala Desa Jeblog Fajar Hendri Prakosa berharap agrowisata ini bisa mendongkrak pendapatan asli desa (PAD). Sejauh ini, PAD Jeblog rata-rata Rp 114 juta per tahun. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia