Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Penangkapan Terduga Teroris, Terlibat Jaringan Pembuatan Paspor Palsu

16 Agustus 2019, 20: 33: 26 WIB | editor : Perdana

Penangkapan Terduga Teroris, Terlibat Jaringan Pembuatan Paspor Palsu

SOLO - Sebelum dilakukan penggeledahan di sebuah rumah di di Kampung Sekip RT 03 RW 03, Kelurahan/Kecamatan Banjarsari Jumat (16/8) siang, Densus 88 Antiteror telah lebih dulu menangkap Abdul Rochim, 31. Abdul Rochim alias AR merupakan terduga teroris yang terlibat jaringan pembuatan paspor dan KTP palsu untuk kepentingan berangkat ke Suriah, bergabung ISIS

Abdul Rochim pernah ditangkap Densus 88 pada 2010 lantaran diduga terlibat dalam jaringan terorisme. Hingga pagi tadi sekitar pukul 07.45, dia kembali dibekuk Densus 88 di Jalan Sumpah Pemuda, Mojosongo. Tepatnya saat sedang mengendarai motor dan berhenti di traffic light simpang empat Genengan, Mojosongo. 

Setelah penangkapan, Densus 88 melakukan penggeladan di rumah terduga teroris di Kampung Sekip, Banjarsari. Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, yang bersangkutan langsung dibawa ke Jakarta oleh Densus 88. 

”Informasinya, dia (Abdul Rochim, Red) ditangkap saat akan berangkat ke acara pernikahan saudara di Sragen. Dia bersama keluarga. Saat itu, dia naik sepeda motor, keluarganya naik mobil,” tutur anggota linmas Kelurahan Banjarsari Agus Santoso.

Di sisi lain, Wakapolresta Surakarta AKPB Andy Rifai membenarkan adanya penggeledahan rumah terduga teroris di Solo. Namun, terkait materi yang diamankan, hanya Densus 88 yang bisa menjawab. "Ya benar ada penggeledahan. Tapi, wewenang Densus 88," ucap wakapolresta. (ves/ria)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia