Selasa, 17 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Jegal PSIM, Persis Capolista Grup Timur

17 Agustus 2019, 13: 47: 31 WIB | editor : Perdana

PEMAIN KUNCI: Gelandang Persis Slamet Budiono (jersey merah) saat melawan PSIM Jogja di Stadion Wilis Madiun.

PEMAIN KUNCI: Gelandang Persis Slamet Budiono (jersey merah) saat melawan PSIM Jogja di Stadion Wilis Madiun. (RENDRA BAGUS RAHADI/RADAR MADIUN)

Share this      

MADIUN – Persis Solo sukses mengkudeta posisi PSIM Jogja di puncak klasemen Grup Timur di Liga 2 2019. Belasan ribu Pasoepati dan Surakartans jadi saksi kegarangan Laskar Sambernyawa, menjegal kompetitor abadinya tersebut di Stadion Wilis Madiun. Jodi Kustiawan dkk sukses menang atas PSIM (2-1) dalam laga derby Mataram, kemarin.

“Lawan PSIM itu seperti laga pertaruhan harga diri. Terima kasih atas perjuangan pemain di lapangan. Ini impian kita semua. Tentu sangat senang dan lega. Ini laga yang dinanti-nanti,” ujar Presiden DPP Pasoepati, Aulia Haryo. 

Karteker Persis Solo, Choirul Huda juga ikut berterima kasih atas hadirnya ribuat suporter di laga ini. “Tidak mudah, bangkit dari keterpurukan (di awal musim). Sore ini (kemarin) anak-anak bisa buktikan, kalau kita layak ada di puncak klasemen,” terang Choirul Huda.

Dua gol Persis dicetak oleh Iman Budi (12’), dan Slamet Budiono (78’). PSIM hanya sanggup mencetak satu gol, lewat kaki Cristian Gonzales (52’).

“Tiga poin ini buat masyarakat Kota Solo. Semua jadi satu disini. Baik kita (pemain) dan suporter. Semoga kedepannya suasananya bisa seperti ini,” terang Kapten Persis, Jodi Kustiawan.

Dia mengakui tak ada beban dalam menjalani derbi kali ini. “Kalau saya pribadi gak ada nervous sama sekali. Ini momen yang kita tunggu-tunggu. Kita ingin tunjukkan ke suporter, ini bukti kebangkitan kita. Semoga Surakartans dan Pasoepati bisa kembali memenuhkan stadion di laga-laga berikutnya. Bagaimanapun kita tak bisa berjuang sendirian,” ujar Jodi.

Pelatih PSIM Aji Santoso mengakui diawal laga ada beberapa pemain memang mengalami nervous. Usai bisa mencetak gol balasan, pemainnya bisa lebih tenang bermain. “Gol kedua kurang sigapnya pemain. Walau kalah, kita dalam posisi tak jelek. Karena ada di posisi kedua (Grup Timur). Kita janji akan balas (kekalahan atas Persis)  di Mandala Krida. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia