Selasa, 17 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Berprestasi untuk Membangun Negeri 

18 Agustus 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Perdana

BAKAR SEMANGAT: Presiden Direktur Sritex Iwan Setiawan Lukminto memberikan wejangan saat menjadi inspektur upacara HUT Kemerdekaan Ke-74 RI di kompleks pabrik setempat, kemarin (17/8).

BAKAR SEMANGAT: Presiden Direktur Sritex Iwan Setiawan Lukminto memberikan wejangan saat menjadi inspektur upacara HUT Kemerdekaan Ke-74 RI di kompleks pabrik setempat, kemarin (17/8). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Berawal dari kios sederhana di Pasar Klewer, H. M Lukminto merintis perusahaan tekstil. Dengan keuletan dan dukungan penuh seluruh keluarga, karyawan, serta kolega, PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) berhasil menjadi pionir pabrik tekstil kelas dunia kebanggaan Indonesia.

Meskipun produknya telah merambah di ratusan negara, dan pada semester pertama 2019 berhasil membukukan keuangan senilai Rp 15,6 triliun, Sritex di bawah kendali Presiden Direktur Iwan Setiawan Lukminto tidak mengesampingkan Pancasila, UUD 1945, serta nilai-nilai budaya Nusantara. 

“Mari kukuhkan hati kita dengan Pancasila dan UUD 1945 sebagai pedoman untuk menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan. Sesuai dengan tema HUT RI yang ke 74, SDM Unggul Indonesia Maju, maka keunggulan masa depan bangsa Indonesia ada di tangan kita khususnya generasi muda,” tandas Iwan saat menjadi inspektur upacara HUT Kemerdekaan Ke-74 RI, di kompleks pabrik Sritex, Ngemplak, Jetis, Kecamatan Sukoharjo, Sabtu (17/8).

Ditegaskan Iwan, generasi muda dituntut tangguh dan ulet menghadapi perubahan serta persaingan di segala bidang yang semakin tajam. Tumbuhkan budaya gotong royong dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya. 

Pesan tersebut tak sekadar ajakan. Iwan bersama jajaran manajemen serta seluruh karyawan membuktikannya dengan menghasilkan tekstil berkualitas tinggi melalui proses produksi hemat energi dan ramah lingkungan.

“Perkembangan Sritex Group dalam semester pertama di tahun 2019 sangat memuaskan, yaitu membukukan keuangan senilai 1,1 miliar dollar atau setara Rp 15,6 triliun. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 15 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya,” terang Iwan. 

Pada momentum HUT RI, Iwan mengajak seluruh karyawan tetap semangat memberikan karya terbaik untuk bangsa dan negara. Menjadi produsen terbesar, terbaik, dan tepercaya di dunia.

“Sritex Grup tidak akan pernah lelah mewujudkan visi dan misi bersama. Sritex Grup akan terus hidup sepanjang masa,” jelasnya. 

Seluruh jajaran manajemen dan karyawan Sritex Group juga tak melupakan jasa almarhum H. M Lukminto yang merintis usaha sejak 1966 di kios di Pasar Klewer. Berkat kegigihannya, pada 1994 Sritex Group berhasil terintegrasi dari hulu ke hilir. Mulai dari proses produksi benang, hingga proses pembuatan bahan jadi. 

“Jasa beliau begitu besar. Beliau berpesan bahwa industri tekstil harus tetap hidup dan diperjuangkan dan dibangun dengan cinta dan sepenuh hati. Sritex Group harus bernilai lebih melalui Trilogi dan Tri Dharma yang merupakan nafas dan budaya kita sebagai landasan luhur yang mulia,” terang Iwan yang juga putra H. M Lukminto. 

Keberhasilan Sritex dalam membuat baju antiair, antinoda, antipeluru, antiradiasi, dan produk lainnya, lanjut Iwan, akan terus ditingkatkan demi meningkatkan perekonomian bangsa. Sesuai slogan Sritex Karya Indonesia untuk Dunia.

Sementara itu, pada HUT RI sekaligus peringatan HUT Ke-53 Sritex, perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara ini telah mencatatkan rekor kesembilan di Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) dalam bidang lingkungan, yakni menggelar kerja bakti karyawan sebanyak 38.350 orang secara serentak di 22 perusahaan Sritex Group pada 9 Agustus lalu. 

Bukan hanya tercatat di MURI, kegiatan tersebut ikut membangun budaya kebersihan lingkungan dan ajang silaturahmi antara karyawan dengan warga sekitar. 

“Harapan kami kegiatan bersih lingkungan ini dapat dilanjutkan secara berkesinambungan sehingga bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dan perusahaan lainnya,” terang Eksekutif Manajer MURI Sri Widayati setelah menyerahkan piagam penghargaan kepada Iwan Setiawan Lukminto.

Prestasi lain yang diraih Sritex yakni Indonesian Stock Exchange (IDX) The IDX Blue pada 2017, masuk 50 Best of The Best Companies di Forbes Indonesia pada 2018, 100 Fastest Growing Companies di INFO BANK pada 2018, dan Bisnis Indonesia Award di tahun yang sama. (rgl/wa)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia