Selasa, 17 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Wartawan Korban Kekerasan Ikhlas Memaafkan

18 Agustus 2019, 18: 00: 59 WIB | editor : Perdana

MEDIASI: Panpel Persis, dan Pasoepati menemui wartawan Madiun (tengah) korban kekerasan di laga Persis kontra PSIM.

MEDIASI: Panpel Persis, dan Pasoepati menemui wartawan Madiun (tengah) korban kekerasan di laga Persis kontra PSIM. (ISTIMEWA)

Share this      

USAI laga derby Mataram antara Persis Solo melawan PSIM Jogja di Stadion Manahan (16/8), ternyata ada beberapa kejadian yang tak mengenakkan. Ada wartawan televisi lokal Kota Madiun, Wiwit Eko Prasetyo menjadi korban kekerasan suporter.

Sehari setelah laga itu (17/8), Ketua Panpel Persis Didik Daryanto dan Presiden DPP Pasoepati Aulia Haryo langsung kembali ke Madiun untuk mengadakan mediasi secara langsung kepada Wiwit.

“Kita dari Solo inisiatif langsung, baik secara pribadi maupun organisasi, saya dan Rio sebagai presiden Pasoepati menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut. Prinsipnya, kita dengan mas Wiwit gak ada masalah apa-apa. Semua clear. Nanti teknisnya seperti apa, kita lihat kedepan,” terang Didik.

Seperti diketahui sebelumnya, Wiwit yang kesehariannya menjadi reporter BBS TV mengakui kejadian awalnya terjadi saat dia hendak mengambil gambar kericuhan suporter di luar Stadion Wilis pasca PSIM kebobolan gawang yang kedua kalinya. Saat mengambil gambar itu, beberapa suporter memintanya untuk tidak mengambil gambar. Tak lama kemudian, Wiwit menyerahkan memory card kepada suporter. Sementara handycam miliknya dititipkan kepada polisi yang berada di kerumunan massa. 

Namun, saat hendak kembali ke dalam stadion, tiba-tiba sebuah helm yang diduga berasal dari kerumunan massa melayang menimpuk dahinya. Kontan, ia langsung lari hingga akhirnya diselamatkan petugas keamanan dan juru parkir. Karena lemparan tersebut dahinya benjol cukup besar di bagian dari. 

“Kita dari awal sudah berharap dan menyampaikan agar seluruh suporter lebih dewasa. Menghargai tim yang kita cintai, karena apapun yang kita lakukan bisa mempengaruhi tim kita sendiri. Alhamdulillah Mas Wiwit sudah menerima permintaan maaf kita,”ujarnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia