Sabtu, 21 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Nekat Nyolong demi Lamar Pacar, Ujungnya Nikah di Kantor Polisi

18 Agustus 2019, 20: 20: 51 WIB | editor : Perdana

Pernikahan Aris Setyanto dan Fara Astri digelar di kantor polisi

Pernikahan Aris Setyanto dan Fara Astri digelar di kantor polisi

Share this      

BOYOLALI - Demi melamar sang pujaan hati. Itulah alasan yang dikemukakan Aris Setyanto, 28, warga Plamongsari, Pedurungan, Kota Semarang hingga nekat mencuri dengan kekerasan di tempat sewa playstation. Tepatnya di Kampung Ngestiharjo, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota akhir Juli lalu.

Lamaran memang telah terlaksana sebelum Aris tertangkap jajaran Satreskrim Polres Boyolali. Namun, tidak untuk ijab kabul. 

Aris terpaksa menikahi sang pujaan hati Fara Astri Yuliana, 25, di balik tembok kantor polisi. Tanggalnya istimewa, Sabtu (17/8). Bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan RI.

Ijab kabul dilaksanakan di ruang gelar perkara Satreskrim Polres Boyolali. Ruang yang biasa digunakan polisi untuk berdiskusi tentang suatu perkara itu menjadi ganti dari rumah keluarga mempelai perempuan di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Sebab, memang semestinya di sanalah pasangan itu mengucap janji suci.

"Ahamdulillah cukup senang bisa ijab kabul di polres," ucap Aris.

Aris mengakui, dia sangat mencintai perempuan yang dikenal dari seorang teman itu. Apapun akan dia lakukan agar dapat menyanding kekasih hati yang sudah dipacari selama setahun itu.

Termasuk nekat mencuri. Padahal, beberapa tahun lalu, Aris juga pernah menjalani hukuman di wilayah hukum Polres Demak karena kasus serupa.

"Ya butuh uang. Ya buat lamaran," ujar Aris. 

Kanit Pidum Polres Boyolali Wikan Sri Kadiyono menuturkan, untuk kasusnya saat ini, Aris bakal dijerat hukuman lima tahun penjara. Namun demikian, kepolisian tetap memberikan hak kepada tahanan yang akan melangsungkan pernikahan. Bahkan, syaratnya relatif mudah.

"Keluarga mempelai mengajukan permohonan pernikahan kepada polres dengan rekomendasi KUA tempat pendaftaran pernikahan sebelumnya. Kemudian, polres akan berkoordinasi dengan KUA tempat akad nikah akan dilangsungkan," pungkas Wikan. (wid/ria)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia