Selasa, 17 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

ABG Tewas saat Selfie di Rel, Ambil Video Kereta untuk Tugas

18 Agustus 2019, 20: 23: 38 WIB | editor : Perdana

Ibu korban, Sumini memegang foto putra bungsunya

Ibu korban, Sumini memegang foto putra bungsunya

Share this      

SUKOHARJO - Suasana duka menyelimuti keluarga Petrik Finto Ardianto, 14. Finto adalah korban tewas yang terseret kereta api (KA) Gajayana tujuan Malang-Jakarta di perlintasan Jembatan Griyan, Pajang, Laweyan Sabtu (17/8) malam.

Ibu korban, Kompol Purnawirawan Sumini pun tak kuasa menahan air mata. Sumini tak menyangka jika acara makan bersama keluarga pada Sabtu sore, adalah pertemuan terakhir dengan putra bungsunya.

"Kami sempat makan bersama. Lalu Finto pamit untuk datang ke acara ulang tahun temannya di Keprabon, Banjarsari. Ibu juga enggak tahu gimana dia bisa sampai rel kereta," ujar Sumini di rumah duka di Jalan Raya Telukan, Sawah, Parangjoro, Grogol Minggu (18/8).

Setelah berpamitan pada malam itu, Sumini tidak ada pikiran buruk. Namun, pikirannya mulai tidak tenang ketika guru-guru Finto di SMP Ursulin mulai menghubunginya.

"Sekitar pukul 20.00 lebih guru-gurunya menanyakan Finto di mana, apa di rumah ada kegiatan. Saya jawab, Finto lagi keluar ke acara temannya. Gurunya tidak ada yang menberi tahu saya," papar Sumini

Sumini langsung menghubungi putranya melalui pesan Whatsapp dan menelepon. Meski bisa dihubungi, namun tidak ada balasan. Tak berselang lama, para tetangga mulai berdatangan dan memasang tenda di depan rumah.

"Perasaan saya mulai tidak tenang saat itu (tetangga berdatangan, Red). Takut Finto kenapa-kenapa. Saya di rumah benar-benar enggak tau ada apa," terang Sumini.

Jenazah Finto dipulangkan sekitar pukul 04.00 setelah dimandikan di RSUD dr Moewardi. Seluruh proses di RS ditunggui ketiga kakak korban. Jenazah dimakamkan siang tadi pukul 14.00.

Diakui Sumini, Finto dikenal sebagai anak yang aktif dan mudah bergaul. Anak bungsu dari empat bersaudara ini memang menyukai videografi. Bahkan, di sekolah Finto juga mengikuti ekstrakulikuler videografi.

Hal senada diungkapkan Murdiyanti, tante yang mengasuh Finto sejak kecil. "Anaknya memang suka bikin videografi. Dia mengambil video kereta untuk tugas kelompok dan Finto suka di bidang wirausaha," jelasnya. (rgl/ria)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia