Selasa, 17 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

jamaah haji Kloter Pertama Tiba Disambut Tangis Haru

19 Agustus 2019, 11: 01: 58 WIB | editor : Perdana

SELAMAT DATANG: Kloter 1 jamaah haji asal Sukoharjo tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali, Minggu (18/8).

SELAMAT DATANG: Kloter 1 jamaah haji asal Sukoharjo tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali, Minggu (18/8). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI - Tangis haru menyelimuti ratusan jamaah haji saat pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-6201 landing di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali pukul 10.42 kemarin (18/8). Kedatangan pesawat yang membawa jamaah haji kloter 1 asal Kabupaten Sukoharjo ini sempat mengalami keterlambatan sekitar satu jam dari waktu yang dijadwalkan semula.

Begitu turun dari pesawat, sebagian jamaah haji langsung sujud syukur di landasan bandara. Tak sedikit dari jamaah tak kuasa menahan tangis. Jumari Kamto Wiyono, 59, mengaku sangat senang. Ketua rombongan 1 asal Kelurahan Joho, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo itu bisa menunaikan ibadah haji dengan lancar. Dan kembali ke Tanah Air dengan selamat. “Tidak ada kendala sedikitpun. Pelayanan yang diberikan petugas cukup baik,” ujarnya kemarin. 

Hal senada juga diungkapkan, Samhudin, 70. Kakek asal Kelurahan Gayam, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo itu tak bisa menahan tangis bahagia. Dia dan isterinya bisa menunaikan ibadah haji untuk kali pertama.  “Senang bisa kembali ke Indonesia dan berkumpul bersama anak cucu,” tuturnya sambil terisak.

Jamaah haji yang turun dari pesawat ini kemudian langsung menaiki bus yang sudah disiapkan. Kemudian menuju ke Asrama Haji Donohudan Boyolali. Selanjutnya mengikuti upacara penyerahan ke panitia daerah sebelum dipulangkan ke kampung halaman masing-masing

Menurut Ketua PPIH Debarkasi Surakarta Farhani, jumlah haji kloter pertama saat diberangkatkan ke Tanah Suci sebanyak 358 orang. Satu jamaah di antaranya wafat di Tanah Suci. Tiga jamaah dari kloter 16 dan 17 mutasi masuk kloter pertama, sehingga totalnya 360 orang. 

Farhani mengatakan, PPIH Debarkasi Surakarta sebelumnya telah memberangkatkan 34.756  jamaah, dan 16 orang batal karena sakit dan hamil. Jumlah jamaah haji asal Debarkasi Surakarta yang wafat hingga kedatangan haji kloter 1 asal Sukoharjo ini ada 26 jamaah. Terdiri 25 orang di Tanah Suci dan satu di asrama haji.

PPIH Debarkasi Surakarta telah melakukan pelayanan terbaik pada penyelenggaraan tahun ini. Mulai pemberangkatan kloter 1 hingga 97, selama di Tanah Suci, dan sampai kepulangan ke Tanah Air.

“Kami melihat biasanya kedatangan haji kloter pertama banyak yang sakit batuk. Tetapi haji dari Sukoharjo ini tidak ada kendala. Artinya, PPIH terutama tim kesehatan di Arab Saudi bekerja maksimal untuk pelayanan jamaah,” kata Farhani usai penyerahan jamaah haji kloter 1 kepada Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya kemarin.

Kasubag Penerangan, Humas dan Protokol Debarkasi Surakarta Agus Widakdo mengatakan, ada tiga kelompok terbang (kloter) yang kembali ke Debarkasi Donohudan hari ini. Yakni  kloter 1, dari Kabupaten Sukoharjo sebanyak 360 jamaah. Kloter 2 dengan 360 jamaah juga berasal Kota Makmur. Dijadwalkan tiba di Bandara Adi Soemarmo pukul 18.20.  Disusul pukul 19.10,  jamaah gabungan dari Kabupaten Karanganyar dan Sukoharjo. Ada 360 jamaah yang akan tiba di Debarkasi Donohudan Boyolali ini.  “Jamaah haji kloter 1 tidak ada yang sakit,” ujarnya.  (wid/rgl/bun)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia