Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Klaten

Menyamar Jadi Penumpang, Sopir Taksi Online Dirampok

20 Agustus 2019, 10: 21: 06 WIB | editor : Perdana

BARANG BUKTI: Mobil milik korban perampokan bermodus diamankan di Polsekta Klaten 

BARANG BUKTI: Mobil milik korban perampokan bermodus diamankan di Polsekta Klaten  (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN - Aksi perampokan taksi online bermodus menyamar menjadi penumpang kembali terjadi di wilayah eks Karesidenan Surakarta. Kali ini menimpa Ismadi, 48, warga Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) pada Minggu (18/8) malam pukul 20.30. Kejadian di depan Terminal Ir Soekarno Klaten, Desa Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah.

Korban berhasil menggagalkan niatan pelaku untuk membawa kabur mobilnya setelah terjadi perlawanan di dalam mobil. Akibatnya, telapak tangan kirinya berdarah akibat goresan pisau dapur sepanjang 10 cm yang disabetkan pelaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, peristiwa bermula saat pelaku, Icuk Cahyadi, 37, yang baru saja keluar dari Rutan Kelas IIB Wonogiri pada Sabtu (17/8) lalu memesan taksi online dari Jalan Pramuka, Kota Gede, Jogja ke Terminal Giwangan pada Minggu (18/8) malam pukul 19.00. Saat memesan itu pelaku menggunakan smartphone orang lain. 

Pelaku mendapat mobil Avanza AB 1143 KJ yang dikemudikan korban. Sampai di Terminal Giwangan, dia meminta korban mengantarkan ke Terminal Ir. Soekarno Klaten dengan dalih ibunya meninggal dunia. Bahkan dia diiming-imingi uang tambahan Rp 200 ribu ketika sampai di tujuan nanti. Tetapi sampai tiba di depan terminal, tiba-tiba pelaku yang duduk di belakang korban mengeluarkan pisau dari saku celananya.

Korban yang mengetahui pelaku memegang pisau dari kaca spion tengah langsung sigap. Dia merebut pisau dengan tangan kirinya ketika pelaku mencoba menusukkan pisau itu ke tubuhnya. Hingga akhirnya korban hilang kendali dan menabrakkan mobilnya ke pembatas jalan yang berada di depan terminal.

“Saat itu posisi saya berada di pos. Kebetulan sedang jaga. Saya melihat pelaku keluar dari mobil lari ke arah Jalan By Pass. Begitu juga korban keluar dari mobil dengan tetap memegang pisau di tangan  kirinya yang sudah berdarah sambil teriak minta tolong,” jelas Petugas Terminal Ir Soekarno Klaten,  Ulil Azmi, Senin (19/8).

Ulil menceritakan, saat lari langsung dikejar warga di sekitar terminal untuk menangkapnya. Hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan oleh Ulil dengan petugas terminal lainnya lalu dibawa ke pos terminal. Lantas melaporkan kejadian itu ke Polsekta Klaten. tak lama kemudian polisi datang ke lokasi mengamankan pelaku.

Ulil mengungkapkan, jika korban mengalami luka pada bagian telapak tangan kiri. Kemudian dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Bagas Waras Klaten. Korban harus menerima dua jahitan akibat goresan pisau dapur yang dibawa pelaku. Pisau itu didapatkan pelaku dengan meminjam dari angkringan saat berada di Kota Gede.

“Pelaku meletakkan pisau itu di bagian belakang saku celananya. Bersamaan dengan surat pembebasan dari rutan serta obat-obat pribadinya. Termasuk secarik kertas yang terdapat nomor telepon adik-kakaknya,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi melalui Kapolsekta Klaten AKP Suyadi membenarkan kejadian itu. Saat ini pelaku ditahan di Polres Klaten. Tetapi kasusnya tetap ditangani polsekta. Begitu juga dengan mobil korban sudah diamankan di Polsekta Klaten.

“Apa yang dilakukan pelaku ini merupakan aksi tunggal. Yang bersangkutan juga merupakan residivis setelah menjalani pidana selama satu tahun atas kasus penggelepan. Kasus itu terjadi di Solo tetapi penahanannya dititipkan di Rutan Kelas IIB Wonogiri,” jelasnya.

Suyadi menegaskan, pihaknya akan terus menyelidiki kasus tersebut hingga tuntas. Dia mengimbau kepada sopir taksi online agar meningkatkan kewaspadaannya dengan menjaga keselamatan diri ketika mengantarkan sejumlah penumpang.

Kejadian perampokan taksi juga pernah terjadi 3 Februari silam. Korbannya adalah Sopir Taksi Kosti Sumarno. Dia nyaris dibunuh penumpang yang order via online. Beruntung dia berani melawan hingga dua pelaku kabur. Akhirnya pelaku terdiri pria dan perempuan berhasil dibekuk Polres Sukoharjo. (ren/bun)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia