Sabtu, 21 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga
TOUR D' INDONESIA 2019

Tape Pertama Lewat Solo

20 Agustus 2019, 10: 50: 36 WIB | editor : Perdana

PUSAT PERHATIAN: Beberapa peserta Tour d' Indonesia 2019 saat melintasi Kota Solo.

PUSAT PERHATIAN: Beberapa peserta Tour d' Indonesia 2019 saat melintasi Kota Solo. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Pembalap tim Oliver's Real Food Racing, Angus Lyons, menjuarai etape pertama Tour d' Indonesia 2019, kemarin. Etape pertama ini sendiri dimulai dari Candi Borobudur Magelang dan finis di Ngawi. Dalam perjalananya puluhan pembalap melewati ruas jalan di Kota Solo

Sementara itu Angus Lyons mencapai garis akhir dalam waktu 3 jam 55 menit 58 detik, unggul dalam foto finis dari pembalap tim X-Speed United Continental, Ryan Roth, dan pembalap tim Sapura Cycling Mario Vogt.

Etape pertama ini didominasi trek datar sepanjang 180,7 kilometer. Kondisi yang diakui Lyons cukup menguntungkannya untuk bisa selesai di posisi pertama, meski cuaca panas mendera pembalap hampir sepanjang trek.

"Saya bekerja keras dalam trek mendatar sepanjang tahun ini. Soal cuaca panas, saya cukup banyak balapan di Malaysia dan Filipina, jadi terbiasa dengan panas,” ucap Lyons usai lomba yang dilansir dari situs resmi Tour d’Indonesia.

Hasil etape ini membuat Angus Lyons berhak mengenakan green jersey sebagai pemimpin klasifikasi umum menurut waktu di awal etape kedua, yang akan menempuh jarak 157,7 kilometer dari Madiun menuju Kota Batu, pada Selasa (20/8).

Adapun red jersey penanda sprinter terbaik menjadi milik Vogt. Pembalap asal Jerman ini sebenarnya tak pernah meraih angka penuh di tiga intermediate sprint pada etape pertama. Tapi dia mampu merebut total 17 poin dan unggul atas Lyons yang mendapat 15 poin.

Jersey kuning yang merupakan simbol pembalap Asia terbaik terbaik dikenakan Choon Huat Gooh dari tim Terengganu TSG Cycling. Choon Huat Gooh sendiri finis di peringkat keempat dalam etape pertama.

Tour d'Indonesia 2019 adalah salah satu kejuaraan balap sepeda Internasional yang menjadi bagian dari kalender Persatuan Balap Sepeda Internasional (UCI). TdI 2019 akan diikuti oleh 18 tim dan di dalamnya terdapat pembalap dari 22 negara yang berbeda.

Para pembalap itu berasal dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Laos, Filipina, Jepang, Hong Kong, China, Korea Selatan, Mongolia, Kazakhstan, Iran, dan UEA.

Tak hanya dari Asia, peserta TdI juga berasal dari Australia, Selandia Baru, Belanda, Belgia, Spanyol, Prancis, Yunani, Jerman, Inggris, Kanada, Afrika Selatan, dan Eritrea.

Ada beberapa etape yang harus dilibas peserta, Mulai dari Etape 1: Candi Borobudur-Ngawi (186,6 km), lalu etape 2: Madiun-Batu (163,4 km), kemudian etape 3: Batu-Jember (193 km), lalu etape 4 dari Jember-Banyuwangi (151,8km) dan berakhir di etape 5 dari Gilimanuk-Batur UNESCO Global Geopark (145,4 km). (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia