Selasa, 17 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri
Evaluasi Tahapan Pemilu 2019 

Gudang Berjauhan, Sulitkan Pengamanan

20 Agustus 2019, 11: 15: 02 WIB | editor : Perdana

SIBUK: Gudang logistik KPU Wonogiri di kompleks GOR Giri Mandala. 

SIBUK: Gudang logistik KPU Wonogiri di kompleks GOR Giri Mandala.  (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Polres memberikan masukan terkait lokasi gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri dalam Pemilu April lalu. Sebab, terdapat banyak gudang dengan lokasi berjauhan. Kondisi tersebut menyulitkan pengamanan.

Itu  disampaikan Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti melalui Kabag Ops Kompol Agus Pamungkas pada rapat koordinasi evaluasi tahapan Pemilu 2019 yang digelar KPU Wonogiri, kemarin (19/8).

Hadir pada pertemuan tersebut perwakilan partai politik, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), lembaga swadaya masyarakat (LSM), TNI/Polri, dan stakeholder lainnya. 

"Masukan saja, gudang KPU banyak. Ada di BPBD, GOR, Gedung Giri Cahaya, dan di Sidoharjo ada satu. Lokasinya jauh-jauh," terang Agus.

Selain menyulitkan pengamanan, gudang logistik yang berjauhan menyebabkan biaya distribusi membengkak. “Ke depan apakah bisa gudangnya di kawasan kota saja, tidak yang jauh-jauh,” pinta kabag ops.

Menanggapi masukan tersebut, Ketua KPU Wonogiri Toto Sihsetyo Adi mengakui gudang logistik KPU banyak. Itu karena logistik pemilu serentak juga banyak.

“TPS-nya saja 3.000-an. Kotak suara otomatis dikalikan 3.000. Ada kotak pemilihan presiden, DPD, DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten,” tandasnya. 

Ditambahkan Toto, mencari gudang dengan ukuran besar agar dapat menampung banyak logistik juga sulit. Solusinya, KPU Wonogiri menggunakan beberapa gudang.

“Kalau Pilkada 2020 mendatang, saya kira logistiknya relatif sedikit karena hanya satu pemilihan,” terang ketua KPU Wonogiri. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia