Selasa, 17 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Oplos Cabai Siasati Harga Melangit

20 Agustus 2019, 11: 25: 26 WIB | editor : Perdana

SERING MAHAL: Pedagang keluhkan transaksi merosot sejak cabai mahal.

SERING MAHAL: Pedagang keluhkan transaksi merosot sejak cabai mahal.

Share this      

SUKOHARJO – Harga cabai rawit merah mulai merangkak sejak bulan lalu. Kini tembus Rp 90 ribu per kilogram (kg). Mengakali agar lebih hemat, pembeli meminta pedagang mengoplos cabai rawit merah dengan hijau yang harganya lebih murah.

"Sekarang kalau beli cabai minta dicampur sama cabai rawit hijau meski nggak terlalu pedas. Lha harganya tinggi sekali. Mungkin dari petani juga sudah mahal," terang Suyatmi salah seorang pembeli cabai di Pasar Kartasura, kemarin (19/8).

Cara serupa dilakukan pembeli cabai lainnya, Lasmi. “Kalau beli cabai rawit merah semua,  sedikit banget dapatnya. Makanya saya minta dioplos (dengan cabai rawit hijau),” katanya.

Oplos cabai tersebut diamini salah seorang pedagang di Pasar Ir Soekarno, Sihyem, 62. "Jadi kalau beli dua ons, nanti cabai rawit merahnya satu ons, yang cabai rawit hijau satu ons," tuturnya.

Menurut Sihyem, harga cabai rawit merah mencapai Rp 90 ribu per kg. Sedangkan cabai rawit hijau Rp 70 ribu, dan cabai keriting Rp 80 ribu per kg. “Kalau harga normal sekitar Rp 30 ribu per kilo. Naiknya tinggi sebelum Idul Adha,” jelas dia.

Wahyuni pedagang cabai Pasar Kartasura menambahkan, mahalnya harga cabai berdampak pada lesunya transaksi. "Bingung ngasih cabainya. Banyak juga pembeli yang minta dicampur dengan cabai rawit hijau biar dapatnya agak banyak,” ucapnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) Sukoharjo Sutarmo mengatakan, berdasarkan data yang dimilikinya, per Senin (19/8), harga cabai merah keriting Rp 70 ribu yang sebelumnya Rp 80 ribu, dan harga cabai merah besar Rp 55 ribu yang sebelumnya Rp 60 ribu. Sedangkan cabai rawit merah Rp 80 ribu yang sebelumnya Rp 85 ribu, dan cabai rawit hijau turun menjadi Rp 50 ribu.

"Penyebab kenaikan harga cabai lebih karena faktor minimnya pasokan dari petani akibat terpengaruh cuaca di mana sekarang masuk kemarau," pungkasnya. (rgl/wa)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia