Kamis, 12 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Pemkot Solo Pastikan Lahan Parkir RSUD Bung Karno Memadai

21 Agustus 2019, 12: 08: 13 WIB | editor : Perdana

BELUM DIFUNGSUKAN: Alat parkir elektronik di RSUD Bung Karno.

BELUM DIFUNGSUKAN: Alat parkir elektronik di RSUD Bung Karno. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Sembari menunggu seluruh proses administrasi operasional RSUD Bung Karno kelar, manajemen mulai menyiapkan lahan parkir bagi karyawan dan pengunjung. Selain lahan kosong di seputaran rumah sakit, pemkot juga berencana menambah ruang parkir di lahan hak pakai (HP) 16.

Pengamatan di lapangan, alat parkir elektronik telah terpasang, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Pintu masuk rencananya berada di sisi utara sedangkan pintu keluar di sisi selatan. Alat yang terpasang itu hingga kemarin belum dioperasikan. Namun menurut petugas keamanan setempat, alat tersebut sudah diuji coba beberapa waktu lalu.

“Lahan parkir kami kira cukup menggunakan halaman ditambah halaman IKM (gedung di sisi utara RSUD). Motor dan mobil karyawan masuk semua,” terang Direktur RSUD Bung Karno Wahyu Indianto, kemarin (20/8).

Meski diprediksi cukup, pemkot tetap menyiapkan lahan parkir tambahan. Sebab jumlah pengunjung rumah sakit tidak dapat diprediksi. Soal kesiapan lahan, Wahyu menyerahkan sepenuhnya kepada pemkot. 

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo menegaskan, lahan parkir RSUD Bung Karno bakal menggunakan sebagian HP 16 yang berada di depan rumah sakit. Di lahan tersebut akan dibangun lahan parkir dua tingkat.

“Perluasan lahan parkir nanti di sudut. Tentu berbarengan dengan penataan HP 16,” tegasnya.

Rudy menjelaskan, di lahan seluas 4.000 meter persegi itu akan didirikan sekitar 540 pemukiman. Lahan parkir tersebut didesain dua lantai. Lantai pertama menyatu dengan ruang usaha bersama masyarakat, sedangkan di atasnya digunakan sebagai lahan parkir.

“Layout dan site plan itu akan kita ajukan ke Kemen PUPR untuk ditindaklanjuti. Konsep utamanya yang megang di sana, kita tinggal menunggu tindaklanjutnya,” terangnya.

Pemkot memperkirakan pembangunan kawasan HP 16 Semanggi akan dilaksanakan tahun ini. Namun dia belum dapat memastikan waktu persis dimulainya pembangunan. 

Saat ini, lahan HP 16 saat ini dihuni sekitar 590 warga dengan latar belakang ekonomi menengah ke bawah. Mereka menduduki lahan milik pemkot itu sudah puluhan tahun. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia