Kamis, 23 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Tinju Bakal Masuk Ekstrakurikuler Sekolah

21 Agustus 2019, 12: 42: 41 WIB | editor : Perdana

BIDANG BARU: Guru olahraga mengikuti pelatihan dasar pelatih tinju.

BIDANG BARU: Guru olahraga mengikuti pelatihan dasar pelatih tinju. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR - Bupati Karanganyar Juliyatmono mewacanakan olahraga tinju menjadi salah satu bidang ekstrakurikuler di sekolah. Bahkan, dia akan secepatnya membuat surat keputusan (SK) terkait hal tersebut.

Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Cabang Karanganyar memberikan pelatihan dasar pelatih tinju bagi guru olahraga tingkat SMP dan SMA di Karanganyar Selasa (20/8). Ketua Cabang Pertina Karanganyar Mei Subroto mengungkapkan, pelatihan tersebut untuk menyiapkan para guru agar mampu melatih tinju kepada siswa-siswa mereka di sekolah.

”Output-nya memang agar teman-teman guru olahraga di masing-masing sekolah bisa melatih tinju dan menjadikan tinju sebagai kegiatan ekstrakurikuler,” ujar Mei di sela-sela pelatihan di SMPN 3 Karanganyar.

Bupati mendukung pelatihan olahraga tinju bagi siswa di Karanganyar. Ini sebagai salah satu cara mencari bibit-bibit unggul cabang olahraga tinju di Karanganyar. Sebagai bentuk nyata dukungan itu, bupati berencana membuat regulasi agar pelatihan olahraga tinju bisa diterapkan di sekolah-sekolan.

Bahkan, dia bermimpi Karanganyar bisa menjadi pilot project penerapan olaharaga tinju di sekolah. Sekaligus bisa menjadi tempat penyelenggaraan kejuaraan tinju Tanah Air.

”Saya kira baru di Karanganyar saja. Kami juga akan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga. Kalaupun akan diadakan pertandingan tinju amatir di Karanganyar, kita bisa menyelenggarakannya,” papar bupati.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Karanganyar Agus Cipto Waluyo Agus Cipto Waluyo mengapresiasi kegiatan pelatiha yang dilakukan Pertina. Agus berharap agar tidak hanya guru olahraga, tapi para petinju asal Karanganyar juga bisa memberikan pelatihan kepada masyarakat yang ingin belajar tinju.

”Lebih bagus kalau tidak hanya siswa yang bisa berlatih tinju. Namun, masyarakat umum pun punya kesempatan untuk mendapat pelatihan olahraga tinju,” pungkas Agus. (rud/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia