Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Dicari KPK, Jaksa Satriawan Asal Solo Menghilang

21 Agustus 2019, 16: 36: 03 WIB | editor : Perdana

Kepala Kejaksaan Surakarta Rini Hartatie

Kepala Kejaksaan Surakarta Rini Hartatie

Share this      

SOLO – Pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kasubsi Penyidikan Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Surakarta Satriawan Sulaksono seperti hilang ditelan bumi. Tidak terlihat lagi sosok Satriawan, baik di lingkungan tempat tinggalnya hingga tempat dia mengabdi sebagai penegak hukum.

Kepala Kejaksaan (Kajari) Surakarta Rini Hartatie mengatakan, Satriawan sudah dua hari ini tidak masuk kerja. ”Yang bersangkutan sudah beberapa hari ini tidak masuk kerja tanpa ada keterangan,” ucap Rini kepada wartawan Rabu (21/8).

Untuk sementara yang bersangkutan memang sedang tidak menangani kasus sebagai jaksa penuntut umum (JPU) di pengadilan. Yang perlu ditegaskan, kata Rini, dengan adanya kasus ini tidak mempengaruhi kinerja di kejari. 

”Karena kami tetap berkomitmen untuk bekerja dan membangun untuk Kota Solo. Kita melaksanakan tugas seperti biasa,” papar Rini.

Disinggung perihal kasus yang menimpa anak buahnya, Rini menuturkan, dia bukan pihak yang berwenang untuk memberikan statemen. Melainkan kewenangan berada di Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. 

”Jadi untuk keterangan satu pintu, yaitu dari kejagung langsung. Termasuk langkah ke depannya seperti apa,” paparnya.

Sementara itu, di kediamannya di Dusun Tanon Lor RT 03 RW 02, Desa Gedongan, Kecamatan Colomadu, Karangnyar, Satriawan juga sudah tak terlihat berkeliaran selama dua hari terakhir. Meski demikian, ketika Jawa Pos Radar Solo menyambangi, rumah Satriawan terlihat terbuka. Sayang, sang penghuni rumah enggan menemui wartawan. (atn/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia