Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Bupati Sragen Pindah Partai, Wabup Pasrah: “Biar Waktu yang Menjawab”

21 Agustus 2019, 20: 33: 48 WIB | editor : Perdana

Pasangan Bupati Yuni dan Wabup Dedy dalam satu kegiatan di Sambirejo, Sragen beberapa waktu lalu

Pasangan Bupati Yuni dan Wabup Dedy dalam satu kegiatan di Sambirejo, Sragen beberapa waktu lalu (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Wakil Bupati (Wabup) Sragen Dedy Endriyatno menganggap keputusan pindah partai Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati adalah urusan politik pribadi. Dia tetap akan menghormati keputusan itu.

Hari pertama bekerja selepas cuti menjalankan ibadah haji pada Rabu (21/8), Dedy mengaku sudah mendengar kabar pindahnya Yuni dari Partai Gerindra untuk kembali ke PDI Perjuangan. Saat dimintai pendapatnya, Dedy mengaku tidak mau ikut campur soal keputusan politis Yuni.

”Secara fatsun politik saya tidak punya kapasitas untuk menyampaikan tanggapan. Itu hak politik yang bersangkutan. Berbeda dengan konteks berpasangan saat ini,” ujar Dedy.

Pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015 lalu, pasangan Yuni-Dedy maju mencalonkan diri lewat Partai Gerindra yang berkoalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun, setahun jelang penyelenggaraan Pilkada 2020, Yuni justru memutuskan mundur dari Partai Gerindra. Dia kemudian mengajukan rehabilitasi ke PDI Perjuangan agar bisa kembali diterima sebagai kader partai berlambang banteng moncong putih itu.

Lantas, bagaimana rencana Dedy mengingat September mendatang sudah memasuki tahapan Pilkada 2020? Dedy mengaku dia tak akan terlalu merisaukan hal itu. Apalagi para tokoh dan calon yang akan bertarung di pilkada mendatang juga belum muncul di masyarakat.

Menanggapi soal kemungkinan berpasangan lagi dengan Yuni pada pilkada mendatang, Dedy juga tidak menjawab secara tegas. Pihaknya menegaskan pertanyaan tersebut akan terjawab pada saat yang tepat. ”Soal itu biar waktu yang akan menjawab,” pungkas Dedy. (din/ria)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia