Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Solo

Proyek Stasiun KA Bandara Selesai, Lahan Rel Belum Beres

22 Agustus 2019, 10: 59: 16 WIB | editor : Perdana

SIAP DIPAKAI: Peron stasiun bandara di area Stasiun Solo Balapan sudah selesai dikerjakan.

SIAP DIPAKAI: Peron stasiun bandara di area Stasiun Solo Balapan sudah selesai dikerjakan. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Komitmen mempercepat proyek kereta bandara masih terganjal lahan. Meski stasiun di Bandara Adi Soemarmo sudah jadi. Namun, saat ini masih ada rel belum tersambung karena masih proses negosiasi pembebasan lahan dengan warga.

Pejabat Pembuat Komitmen Pengembangan Perkeretaapian Jawa Tengah Arif Sudiyatmoko mengatakan, masih ada warga yang saat ini sedang mengikuti proses konsinyasi di pengadilan. Terdapat 10 lahan sedang diproses di daerah Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Pihaknya belum dapat memastikan apakah pengoperasian kereta api yang menghubungkan Bandara Internasional Adi Soemarmo dengan Stasiun Solo Balapan ini dapat dilakukan tahun ini. 

“Proses setelah konsinyasi adalah penetapan dan eksekusi. Harapannya pembebasan lahan bisa secepatnya selesai. Jadi pembangunan lebih lancar dan kereta segera beroperasi. Sebab, hadirnya kereta bandara ini sudah banyak ditunggu masyarakat. Sembari menunggu saat ini kami sedang menyelesaikan pemasangan struktur rel,” jelas Arif, kemarin (21/8). 

Sarana pendukung lainnya, Arif mengatakan, saat ini peron di Stasiun Solo Balapan sudah memasuki tahap akhir. Jika stasiun bandara di Adi Soemarmo sudah selesai sejak beberapa waktu lalu. 

Sementara itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah Bram Hertasning menjelaskan, perkembangan perkeretaapian PT KAI Daop 6 Jogjakarta mulai tahun ini sudah mulai lelang pembangunan kereta rel listrik (KRL). Pasalnya, progres perkembangan kereta api di Solo dan Jogjakarta cukup bagus. 

“Ada beberapa komponen yang harus impor. Kalau keretanya sudah disiapkan. Motor penggeraknya listrik, bukan hidrolik lagi. Tapi kalau rel tetap sama. Dengan adanya KRL di Solo-Jogja nanti tentu akan lebih memaksimalkan perjalanan KA Prameks yang saat ini sudah beroperasi 32 perjalanan pulang-pergi per harinya dengan delapan rangkaian,” ujarnya. (gis/bun)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia