Selasa, 17 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga
Honda DBL Central Java Series 2019

Perang Koreo Paling Dinanti

22 Agustus 2019, 11: 08: 48 WIB | editor : Perdana

PEMANASAN: Suporter SMAN Colomadu menyanyikan beberapa chant saat roadshow DBL digelar di sekolah mereka.

PEMANASAN: Suporter SMAN Colomadu menyanyikan beberapa chant saat roadshow DBL digelar di sekolah mereka. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Ajang Honda Developmental Basketball League (DBL) jadi salah satu ajang yang paling dinanti para pelajar di Kota Solo dan sekitarnya. Ajang kompetisi bola basket pelajar SMA/SMK tersebut, bisa dibilang sebagai ajang eksistensi. Khususnya terkait loyalitas suporter saat mendukung sekolah mereka.

Kreativitas dan kekompakan jadi hal utama yang selalu ingin diperlihatkan di atas tribun, saat klub kebanggaannya bertanding. Salah satu suporter yang sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin adalah Smancol Fans,  suporter dari SMAN Colomadu. 

”Di atas lapangan kita siap allout. Kita akan sunghuh-sungguh di lapangan, dengan berharap tentu tim sekolah kita bisa menang di lapangan,” terang Koordinator Smancol Fans, Hazael Prasa Ruswiyandana kepada Jawa Pos Radar Solo.

Hazael bakal mengerahkan seluruh siswa dan para alumni Smancol untuk membirukan tribun Sritex Arena. Mereka akan menampilkan koreo dengan membawa flag jumbo sampai menutupi tribun. Ada lebih dari 20 chant dan yel-yel yang dinyanyikan sepanjang pertandingan berlangsung.

Hal yang sama dilontarkan oleh pendukung SMA Warga Surakarta, Brada Smarga. Musim ini Brada Smarga bakal membawa maskot baru. ”Maskot kami adalah Gatot Kaca. Filosofinya, Gatot Kaca adalah sosok yang kuat, tangguh, dan tak terkalahkan. Sosok ini yang paling tepat mewakili kami dan tim basket Smarga," koar koordinator Brada Smarga, Kevin Valentino.

Kevin pun siap mengerahkan massa untuk memadati tribun Sritex Arena. Tak hanya seluruh siswa, guru, dan alumni. Keluarga masing-masing pemain basket pun bakal turut menyanyikan chant dan yel-yel ala Brada Smarga.

"Kami akan selalu datang dan mendukung tim basket Smarga sampai final. Tidak perlu khawatir, karena tribun akan selalu penuh dan ramai," katanya.

Bicara maskot, SMAN 3 Surakarta (Smaga) juga sudah menyiapkan kejuran. Lulung The Kalong berbentuk kelelawar biru siap membuat tribun Smagaholic (julukan suporter Smaga) akan lebih berwarna dan jadi sorotan utama penonton lainnya. 

”Di kompetisi ini kita membawa nama almamamet. Jadi kita siap memberikan yang terbaik, baik itu pemain di lapangan maupun suporter di atas tribun,” terang Koordinator Smagaholic, Fikri Nagata Adi . (aya/nik)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia