Selasa, 17 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga
HONDA DBL Central Java Series 2019

33 Tim Ramaikan Ajang 3x3

22 Agustus 2019, 11: 18: 31 WIB | editor : Perdana

OPTIMISTIS: Perwakilan SMK St Mikael saat mengambil nomor undian Mainbasket 3x3 Competition.

OPTIMISTIS: Perwakilan SMK St Mikael saat mengambil nomor undian Mainbasket 3x3 Competition. (SEPTINA FADIA PUTRI/RADAR SOLO)

Share this      

HONDA DBL Central Java Series 2019-South Region tak hanya dimeriahkan oleh UBS Gold Dance Competition sebagai supporting event saja. Event pendukung yang tak kalah seru lainnya adalah Mainbasket 3x3 Competition.

Sebanyak 33 tim, terdiri dari 12 tim putri dan 21 tim putra, berebut gelar juara dalam kompetisi ini. SMK St Mikael adalah salah satu tim yang ingin menjadi jawara dalam kompetisi basket tiga lawan tiga ini. Miko, julukan SMK St Mikael menerjunkan dua tim, dan optimistis Derby Miko akan terjadi di babak final.

”Musim lalu, tim kami hanya bisa merasakan sekali pertandingan saja. Musim ini, kami ingin bisa sampai final. Kedua tim kami optimistis bisa tembus target itu,” koar Kapten Tim B Miko, Stanislaus Oktaviano kepada Jawa Pos Radar Solo, saat technical meeting, kemarin.

Oktaviano percaya diri dengan target tersebut. Persiapan yang dilakukan sudah sejak setahun terakhir. Sangat matang dibandingkan persiapan musim lalu. Bahkan pemainnya pun jebolan tim basket yang pernah berlaga di Honda DBL musim lalu.

”Untuk latihan intensif baru sebulan lalu. Tapi latihan rutin memang sudah setahun belakangan. Kalau ditanya apakah ada lawan berat, bagi kami tidak ada. Semuanya sama. Terpenting fokus pada permainan sendiri,” sambungnya.

Kapten Tim A Miko, Antoni Raja Gideon Manurung menambahkan meski keduanya dari sekolah yang sama. Di dalam lapangan mereka tetap lah rival. Beruntung, masing-masing dari mereka sudah hapal strategi yang bakal dimainkan lantaran sering berlatih bersama.

”Itu juga jadi salah satu motivasi kami untuk bisa bikin Derby Miko di kompetisi ini,” imbuhnya.

Tim lainnya yang siap menjajal lapangan Honda DBL lewat kompetisi ini adalah SMAN 1 Gondang Sragen. Ini musim pertamanya mereka bergabung di Honda DBL. Sebagai pemanasan, mereka baru terjun di Mainbasket 3x3 Competition terlebih dahulu.

”Kami belum ikut berlaga di Honda DBL. Untuk cek ombak, kami ikut kompetisi 3x3 saja. Ada empat tim yang kami bawa. Tiga tim putri, satu tim putra. Targetnya, tidak muluk-muluk. Cukup bisa lolos di pertandingan awal saja,” kata Kapten SMAN 1 Gondang Sragen, Ajar Septi Puspita.

Persiapannya sudah sejak lama. Beberapa musim Honda DBL berlalu, Ajar dkk sudah bersiap untuk ikut dalam kompetisi ini. Namun urung dilakukan lantaran belum yakin dengan kemampuannya.

”Musim ini saatnya kami tunjukkan bahwa kami siap menjadi salah satu dari tim-tim hebat di kompetisi ini. Sebagai pengalaman pertama, kami tidak pasang target tinggi. Teman-teman dan guru pun sudah memotivasi agar kami tampil memberikan hasil terbaik,” ungkapnya.

Sementara itu, opening party yang harusnya dimulai pada hari ini (22/8) mengalami perubahan jadwal. Rencananya, opening party akan diselenggarakan Jumat (23/8). Tetap di lokasi yang sama, di Sritex Arena. (aya/nik)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia