Senin, 16 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Typing Box Hotel Rusak, Pajak Rawan Bocor

22 Agustus 2019, 11: 24: 09 WIB | editor : Perdana

DIPANTAU: Kawasan penginapan Tawangmangu selalu ramai wisatawan saat akhir pekan. DPRD Karanganyar menduga pajak sektor hotel dan restoran bocor.

DIPANTAU: Kawasan penginapan Tawangmangu selalu ramai wisatawan saat akhir pekan. DPRD Karanganyar menduga pajak sektor hotel dan restoran bocor. (ADI PRASETYAWAN/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Kalangan DPRD Karanganyar meminta pemkab lebih tegas dalam mengelola pajak Hotel dan Restoran. Pasalnya, anggaran Rp 2 miliar yang direncanakan untuk pengelolaan sistem e-billing belum berjalan maksimal. Dewan justru menduga beberapa oknum hotel melakukan kecurangan dengan merusak alat di sistem tersebut.

”Memang kalau untuk pendapatan dari sektor ini ada kenaikan, meski tidak signifikan. Akan tetapi untuk program sistem e-billing dan pemasangan alat typing box-nya itu yang belum berjalan dengan baik,” kata Ketua Komisi B DPRD Karanganyar Tony Hatmoko.

Dijelaskan Tony, anggaran Rp 2 miliar direncanakan untuk pembiayaan sumber daya manusia (SDM), mempersiapkan system, dan membeli alat. Namun kenyataannya, hal tersebut dianggap berjalan secara maksimal.

”Kami hanya bisa berharap dan mendesak kepada pemerintah untuk lebih tegas lagi kepada pengelola hotel. Kalau bisa ajak aparat hukum, kejaksaan dan instansi lainnya untuk ngecek. Karena ini rawan bocor,” ucapnya.

Plt Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar Narimo menjelaskan, target pendapatan dari sektor hotel tahun ini sebesar Rp 4,5 miliar. Pemerintah berencana menaikan kembali menjadi Rp 5,5 miliar.

”Karena potensinya dan transaksinya itu luar biasa, makanya kita naikkan. Kalau untuk 2020 nanti, pak bupati masih mengestimasi kalau bisa masih tetap pada yang Rp 5 miliar. Kalaupun itu nanti mampu, nanti akan dinaikan di perubahan lagi,” ucapnya.

Disinggung terkait dengan adanya sejumlah alat typing box yang rusak, Narimo mengklaim alat tersebut hanya error. Pemerintah sudah memasang sekitar 18 alat typing box dan direncanakan dalam perubahan nanti akan ada penambahan sekitar 20 alat. (rud/adi)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia