Selasa, 17 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Keluarga Siapkan Pengacara bagi Bos Kontraktor Tersangka Penyuap Jaksa

22 Agustus 2019, 22: 43: 41 WIB | editor : Perdana

Polisi berjaga-jaga di depan kantor PT Manira Arta Mandiri saat dilakukan penggeledahan oleh KPK, Rabu (21/8) malam

Polisi berjaga-jaga di depan kantor PT Manira Arta Mandiri saat dilakukan penggeledahan oleh KPK, Rabu (21/8) malam (ISWARA BAGUS N/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Keluarga tersangka Gabriella Yuan Ana Kusumo sudah menyiapkan pengacara guna mendampinginya menjalani proses hukum atas kasus penyuapan terhadap Jaksa Eka Fitri Safitra dan Satriawan Sulaksono. 

”Ya sudah kita siapkan (kuasa hukum, Red) sejak statusnya ditetapkan sebagai tersangka,” kata Waseso, ayah Yuan Kamis (22/8).

Mantan manager Persis Solo itu menerangkan, kuasa hukum untuk putrinya berasal dari Jakarta. Mengingat saat ini Yuan jadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

”Yang penting, mohon dukungan doa biar urusan bisa selesai dan memperjelas permasalahan. Saya selaku ayah apabila ada kesalahan dari anak saya, mohon maaf. Sebagai orangtua belum sukses dalam membimbing,” imbuh Waseso.

Sementara itu, terkait penggeledahan di kantor PT Manira Arta Mandiri milik anaknya pada Rabu (21/8) malam, Waseso menuturkan, KPK sudah bekerja secara profesional dalam kasus ini. 

”Orangnya sopan-sopan. mereka bekerja profesional, tidak dengan background kepentingan dan menjalankan tugas sesuai kepentingannya,” papar Waseso.

Saat ini, segel KPK yang sempat dipasang di kantor Yuan juga sudah dicabut. Bahkan, kata Waseso, kantor yang berlokasi di Jalan Fajar Indah Permata II No 18 RT 05 RW 09, Desa Baturan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar itu sudah digunakan untuk operasional seperti biasa. Hal itu disyukuri Waseso. Sebab, saat ini perusahaan kontraktor itu tengah mengerjakan sejumlah proyek.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan pihaknya melakukan penggeledahan dari kantor tersangka Yuan. Namun, dia enggan menjelaskan secara gamblang barang apa saja yang disita dari dalam kantor tersebut. 

“Yang kita amankan hanya yang berkaitan dengan kasus ini,” papar Febri.

Dia juga membenarkan jika Kasubsi Kejaksaan Negeri Surakarta Satriawan Sulaksono sudah menyerahkan diri ke KPK dengan diantar pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Satriawan sempat menghilang pasca ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. (atn/ria)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia