Selasa, 17 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola
PERSIS SOLO vs MITRA KUKAR

Capolista Pantang Terkudeta

23 Agustus 2019, 12: 00: 59 WIB | editor : Perdana

DOA KEPADA TUHAN: Bintang Persis Solo, Iman Budi saat melakukan selebrasi gol.

DOA KEPADA TUHAN: Bintang Persis Solo, Iman Budi saat melakukan selebrasi gol. (RADAR MADIUN PHOTO)

Share this      

SOLO – Di akhir putaran pertama Liga 2 2019, Persis sukses menjadi pemuncak klasemen sementara (capolista) Grup Timur. Itu terjadi usai mengalahkan PSIM Jogja 2-1 (16/8) lalu. Sayangnya, kemarin (22/8), PSIM sukses mengkudeta posisi Persis sebagai capolista. Ini terjadi usai Laskar Mataram (julukan PSIM) berhasil menang atas tamunya Persiba Balikpapan (2-1) di Stadion Mandala Krida.

Tegar Hening Pangestu dkk siap untuk kembali mengkudeta posisi puncak. Di Stadion Wilis Madiun Sore ini (22/8), Laskar Sambernyawa membidik poin penuh melawan Mitra Kukar. Bekal hasil seri 0-0 di pertemuan pertama di Stadion Aji Imbut, jadi modal untuk kembali menjegal langkah klub asal Kalimantan tersebut. Terlebih dalam delapan pertandingan terakhir, Persis Solo belum pernah terkalahkan.

”Kita lihat mereka (Mitra Kukar) tak terlalu melakukan perubahan komposisi di putaran kedua ini. Walau begitu mereka adalah tim yang komposisinya adalah pemain Liga 1, karena hampir 70 persen skuad Mitra Kukar masih dipertahankan saat musim lalu mereka masih main di Liga 1,” ungkap Pelatih Persis Solo, Choirul Huda kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Sayangnya kendala terbesar muncul, karena laga ini akan digelar tanpa penonton. Ini buntut dari sanksi yang diberikan Komdis PSSI, setelah adanya pelanggaran suporter masuk ke belakang gawang Persis, saat tim ini melawan PSIM Jogja di Stadion Wilis Madiun (16/8) lalu.

“Tanpa dukungan suporter tentu ada sedikit beban yang dirasakan pemain, tapi saya yakin mereka malah termotivasi untuk memberikan hasil yang terbaik di lapangan untuk suporter di Solo,”ujar pria yang akrab disapa cak Irul tersebut.

Dari sisi tim, kapten tim Jodi Kustiawan dipastikan tak bisa dimainkan karena akumulasi kartu. Walau begitu Alaik Sobrina dipastikan akan menjalani debutnya berseragam Persis. Dia dihadirkan Persis di putaran kedua ini, setelah sebelumnya bergabung dengan Madura FC.

”Di Madura FC dia rutin jadi starter, secara permainan juga saya cukup hapal cara mainnya, saat sempat main di Persik Kendal. Dia akan saya duetkan dengan Susanto besok, secara fisik dia cukup siap saya mainkan,” terang Choirul Huda.

Selain Alaik, sejatinya ada satu pemain lagi yang dipastikan bergabung. Dia adalah Dedy Cahyono Putro, yang comeback berseragam Persis, setelah di putaran pertama Liga 2 2019 bergabung dengan Cilegon United.

”Kita masih cari kiper baru, karena Sukasto Effendi harus kita coret. Tapi saya belum bisa pastikan siapa sosoknya, dan kapan dia datang. Untuk lawan Mitra Kukar, Sendri Johansyah (yang sebelumnya cedera, Red), sepertinya siap untuk dimainkan,” ujarnya.

Walau statistik pemain tengah menanjak, dengan sukses meraih empat kemenangan beruntun. Cak Irul enggan jumawa. Di putaran kedua, dia yakin para kompetitornya dipastikan sudah siap mengancam untuk mengkudeta posisi Persis saat ini. 

”Kita ibaratkan, posisi kita itu seperti padi. Semakin berisi, semakin meruduk. Jadi semakin tinggi padi tersebut, angin yang menghempas mereka juga akan terasa semakin kencang. Kita fokus saja pada tim kita sendiri untuk menghalau semua lawan yang sudah harus kita hadapi satu persatu,” terangnya. (nik

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia