Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo
INFRASTRUKTUR

Ruas Sugihan- Paluhombo Tertunda

23 Agustus 2019, 14: 59: 28 WIB | editor : Perdana

Ruas Sugihan- Paluhombo Tertunda

SUKOHARJO – Terganjal sengketa pembebasan lahan, pembangunan ruas Sugihan-Paluhombo, Kecamatan Bendosari dengan anggaran sekitar Rp 9 miliar urung dilaksanakan tahun ini.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo Bowo Sutopo Dwi Atmojo mengatakan, pembebasan lahan telah dilakukan sejak 2018. Cakupan lahan yang dibebaskan sebanyak 431 bidang untuk membangun jalan sepanjang 5,2 kilometer (km) dengan lebar 16 meter.

“Ada beberapa (pemilik lahan) yang tidak mau (menerima ganti rugi) dan mengajukan gugatan ke pengadilan. Saat ini (yang mengajukan gugatan) dalam proses menunggu putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA)," terangnya, Kamis (22/8).

Selama putusan kasasi MA belum terbit, maka pembangunan jalan untuk mendukung kawasan industri Nguter (KIN) tidak bisa dilakukan. Alhasil, anggaran yang telah disiapkan sekitar Rp 9 miliar dari APBD Sukoharjo dikembalikan ke kas daerah.

"Jika putusan (MA) bisa segera turun, maka masih memungkinkan kita kejar pembangunannya,” jelas Sutopo.

Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo Tatang Agus mengatakan, gugatan pembebasan lahan telah diterima MA. Namun, belum ada putusan terkait hal itu. "Kejari memberikan bantuan hukum untuk menelusuri sejauh mana proses hukum di MA," tuturnya.

Kejari akan menelusuri apakah kasus gugatan tersebut masuk sebagai perkara perdata biasa atau khusus. Sebab sudah ada aturan terkait dengan hal itu. Dimana dalam 40 hari setelah perkara di-register di MA, seharusnya sudah ada Putusan. (rgl/wa)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia