Kamis, 23 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Solo

Sempat Dibubarkan Polisi, Aksi Mahasiswa Tolak Rasisme Pindah Manahan

23 Agustus 2019, 20: 01: 23 WIB | editor : Perdana

Aliansi mahasiswa Unisri gelar aksi tolak rasisme di Plaza Manahan

Aliansi mahasiswa Unisri gelar aksi tolak rasisme di Plaza Manahan (silvester)

Share this      

SOLO - Aparat Polresta Surakarta terpaksa membubarkan aksi mahasiswa di Bundaran Gladak pada Jumat (23/8) siang, lantaran tak kantongi izin. Aksi kemudian digeser ke Plaza Manahan agar lebih kondusif. 

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Solo, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Universitas Selamat Riyadi (Unisri) bergegas membubarkan diri dari sekitar Bundaran Gladak usai mendapat teguran dari aparat kepolisian. 

Teguran terkait permasalahan izin yang belum diselesaikan para demonstran untuk menggelar aksi tersebut. Setelah melewati beberapa tahap negosiasi dengan aparat, puluhan demonstran itu bergeser ke Plaza Manahan untuk menggelar orasi. 

”Ya benar, kami tidak punya izin menggelar aksi di Gladak. Tapi, aksi tetap digelar Plaza Manahan,” kata korlap aksi Dzikri Ur Robbi.

Setelah tiba di Manahan, sejumlah aparat ikut bersiaga mengamankan aksi mahasiswa tersebut. ”Melalui aksi ini, kami ingin menyampaikan pada masyarakat akan bahaya rasisme yang dilakukan terhadap mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya. Kami ingin menyebarkan perdamaian. Segala bentuk rasisme kita kutuk dan minta polisi menangkap oknum rasisme,” tegas Dzikri. 

Kabag Ops Polresta Surakarta Kompol Ketut Sukarda membenarkan bahwa aksi mahasiswa ini belum ada pemberitahuan. Setelah koordinasi, pihak kepolisian memberikan kelonggaran untuk penyampaian pendapat di Plaza Manahan. (ves/ria)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia