Sabtu, 21 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Gubernur Ganjar Ingin Produk Unggulan Jateng Berkualitas Ekspor

24 Agustus 2019, 10: 27: 19 WIB | editor : Perdana

Ganjar meninjau stan pameran produk unggulan Jateng di GOR Wonogiri.

Ganjar meninjau stan pameran produk unggulan Jateng di GOR Wonogiri. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI—Ribuan produk usaha kecil menengah (UKM) Jawa Tengah dipamerkan dalam gelaran Pesta Rakyat Jawa Tengah 2019 di Kabupaten Wonogiri, mulai Jumat (23/8) hingga dua hari ke depan. Di antara produk-produk unggulan dari 35 kabupaten/kota, beberapa produk sudah berkualitas ekspor.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang meninjau lokasi stan pameran di GOR Giri Krida Bhakti Wonogiri, terkagum-kagum dengan produk unggulan Jateng. Dia optimistis semua produk unggulan itu laku di pasar internasional.

“Banyak produk UKM Jateng yang sekarang naik kelas. Semakin tahun makin kelihatan kemajuannya,” kata Ganjar yang sebelumnya membuka event ini dalam rangka HUT Jateng ke-69, Jumat (23/8).

Ganjar didampingi Ketua Dekranasda Jateng Siti Atikoh Ganjar Pranowo mengatakan, bagus saja tidak cukup. Semua pelaku UKM harus terus berkarya dan menembus pasar ekspor. “Saya berharap dalam perayaan tahun depan, ada stand khusus yang menampilkan produk-produk yang sudah ekspor,” terangnya.

Dia mencontohkan talenan dari kayu pinus yang ada di pameran itu. Talenan yang biasa digunakan untuk ibu-ibu memasak itu dibuat sedemikian rupa sehingga memiliki nilai seni dan ekonomis yang tinggi.

“Tadi ada yang bagus itu, talenan dari kayu pinus yang sudah diekspor ke Eropa. Namun, masih banyak juga yang kualitasnya masih sederhana. Maka pameran ini saya harapkan menjadi tempat belajar bersama, agar semua produk unggulan Jateng bisa berkualitas ekspor,” tegasnya.

Ganjar meyakinkan bahwa pemerintah akan terus melakukan pendampingan agar produk-produk unggulan itu bisa tembus pasar dunia. ”Pendampingan dan pelatihan akan terus kami lakukan. Namun para pelaku UKM juga harus memiliki semangat untuk mewujudkan target itu,” ujarnya.

Salah satu pelaku UKM yang sedang merintis pasar ekspor adalah Widiyanto, 45. Perajin asal Wonogiri ini menekuni anyaman bambu menjadi aneka benda bernilai tinggi seperti hiasan dinding, peralatan masak dan lainnya itu mengatakan ingin menembus pasar internasional.

“Sebenarnya sudah banyak yang ingin membeli produk saya dari beberapa negara, tapi saya belum bisa merealisasikan. Kendalanya itu soal sumber daya manusianya, saya kekurangan tenaga untuk ekspor produk ini,” ujarnya.

Meski begitu, dia mengatakan akan belajar dari pelaku UKM lain yang sudah berhasil ekspor. Dia juga akan memanfaatkan pendampingan dari pemerintah untuk mengembangkan bisnisnya tersebut. “Tadi juga sudah dinasihati Pak Ganjar agar semangat ekspor. Saya akan belajar agar itu bisa terwujud,” ujarnya. 

Pasar Rakyat 2019 yang digelar selama tiga hari sejak Jumat (23/8) di Wonogiri ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi rakyat dan pariwisata. Selain memamerkan aneka produk unggulan dari 35 kabupaten/kota di Jateng, ada bursa kerja, aneka perlombaan olahraga, ketoprak eksekutif, Jateng bersalawat, serta kirab budaya. (kwl/bun)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia