Selasa, 17 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Fix, Dam Colo Ditutup 15 September

24 Agustus 2019, 17: 43: 37 WIB | editor : Perdana

MENGERING: Sejumlah anak bermain di Dam Colo.

MENGERING: Sejumlah anak bermain di Dam Colo. (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) memastikan penutupan DAM Colo, Nguter dilakukan 15 September. Ini mengingat debit air telah mencapai batas minimum.

Pelaksana harian (Plh) Kasi Pelaksanaan Bidang Operasi dan Pemeliharaan BBWSBS) Yogi Pandu Sastriawan mengatakan, keputusan penutupan Dam Colo telah ditandatangani ketua gabungan petani, Perum Jasa Tirta, dan BBWSBS. "Kami telah memberikan sosialisasi penutupan Dam Colo kepada petani," terangnya kemarin (23/8).

Ketua Paguyuban Petani Pengguna Air (P3A) Dam Colo Timur Jigong Sarjanto menuturkan, ini merupakan kali pertama penutupan Dam Colo diajukan dari yang biasanya 1 Oktober menjadi 15 September.

Kepala Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol Hardiman menjelaskan, posisi tanaman padi terhitung aman sampai penutupan Dam Colo. “Jika ada padi yang belum panen maka petani akan mencari air dari sumur pantek," pungkasnya. (rgl/wa)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia