Selasa, 17 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Entaskan Pengangguran, Disnakertrans Siapkan 11 Ribu Loker 

24 Agustus 2019, 17: 51: 28 WIB | editor : Perdana

DIBUTUHKAN: Job fair selalu dipadati pencari kerja.

DIBUTUHKAN: Job fair selalu dipadati pencari kerja. (DOK.PRIBADI)

Share this      

WONOGIRI – Pemprov Jawa Tengah terus berupaya menekan angka pengangguran dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Salah satunya dengan membuka lapangan pekerjaan besar menggandeng berbagai perusahaan. 

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemprov Jateng menyiapkan 11 ribu lowongan pekerjaan dengan menggandeng lebih dari 60 perusahaan. Publik bisa mengakses beragam lowongan kerja pada Job Fair 2019 yang digelar hingga hari ini di Lapangan GOR Giri Mandala Donoharjo, Wuryorejo secara gratis.

Lowongan di beragam sektor mulai dari perhotelan, garmen, industri makanan-minuman, kesehatan, dan lainnya tersedia. “Pengangguran masalah serius, dan kami bekerja keras untuk mengatasinya. Salah satunya dengan job fair. Tahun ini ada 11 ribu lowongan pekerjaan untuk masyarakat Jateng," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Tengah Susi Handayanie, kemarin (23/8). 

Menurut Susi, berdasarkan data BPS Jateng, jumlah angkatan kerja sekitar 18 juta orang, sedangkan tingkat partisipasi angkatan kerja sebesar 68.56 persen. Untuk tingkat pengangguran terbuka 4,51 persen, serta penduduk yang bekerja sekitar 17 juta orang.

"Kegiatan job fair sangat bagus dan rata-rata bisa menyerap 20 persen lebih (tenaga kerja). Artinya ini sebagai salah satu upaya kami mengentaskan pengangguran," tandasnya. 

Pada Job Fair 2019 masyarakat mencari pekerjaan sesuai dengan kualifikasinya. Mulai dari lulusan SMA/SMK sampai S2 serta profesional. "Sama sekali tak dipungut biaya. Kami fasilitasi agar semua tenaga kerja bisa mendapatkan pekerjaan layak dan sesuai skill masing-masing," ujarnya. 

Sekretaris Komisi E DPRD Jawa Tengah, Abdul Hamid mengatakan, persoalan pengangguran merupakan masalah serius. Dibutuhkan inovasi dan komitmen agar pengangguran bisa segera teratasi. Kebijakan pemerintah harus mendukung sepenuhnya untuk pengentasan kemiskinan di Jateng.

"Pengangguran harus diprioritaskan karena ini masalah serius dan menyangkut kesejahteraan masyarakat Jateng," tegasnya. (sct/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia