Selasa, 17 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Ceceran Bercak Darah Misterius Gegerkan Pedagang Pasar Kakum Jumantono

25 Agustus 2019, 19: 55: 01 WIB | editor : Perdana

Pedagang Pasar Kakum menunjukkan bercah darah di lantai los

Pedagang Pasar Kakum menunjukkan bercah darah di lantai los (rudi hartono)

Share this      

KARANGANYAR – Sejumlah pedagang di Pasar Kakum Jumantono digegerkan dengan adanya bercak darah yang tercecer di sejumlah lantai pada los pedagang Minggu (25/8) siang. Bercak darah juga ditemukan di sekitar sumur pasar yang sudah lama tidak digunakan.

Beberapa pedagang yang mengetahui kejadian tersebut sempat menduga bercak darah yang tercecer merupakan darah segar bekas orang melahirkan. Sebab, saat melihat di dalam sumur kering di sekitar lokasi, pedagang melihat seperti ada tali pusat terjatuh.

Namun, seteleh dilakukan pengecekan oleh tim relawan dan SAR Karanganyar dengan masuk ke dalam sumur, benda yang diduga tali pusar itu ternyata hanya tali pita.

“Setelah kita cek ke dasar sumur, tidak ada apa-apa. Hanya dasaran tanah padas dan kain kecil yang digantungkan ke kunci bersama gemboknya. Tidak ada lagi yang lain, bau darah juga tidak ada,” kata salah satu anggota SAR Karanganyar Fauzan Rosid.

Triyono, salah satu pedagang ikan pasar Kakum, 40, mengungkapkan, ceceran bercak darah segar tersebut diketahui kali pertama oleh teman pedagang. Kala itu, dia membuka dagangannya sekitar pukul 03.00.

Tidak hanya di bibir sumur dan lantai satu los, bercak darah juga ditemukan di beberapa titik. Termasuk di sisi timur dekat tempat pembuangan sampah.

“Kami hanya memastikan bercak darah itu apa. Karena baunya beda dengan bau darah hewan. Anyir baunya itu. Kemudian, pedagang melihat di dasar sumur. Karena tak punya senter, saya pakai kaca spion untuk memantulkan cahaya ke sumur. Pedagang mengira kalau kain merah itu adalah usus bayi,” kata Triyono.

Sementara itu, Kapolsek Jumantono AKP Joko Hartoyo mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pengecekan bersama tim identifikasi. Itu untuk memastikan sumber bercak darah tesebut.

“Kita masih cek. Sementara barang bukti kain, seperti pita yang diduga usus janin, kita amankan terlebih dahulu,” jelas Joko. (rud/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia