Selasa, 17 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Pembacaan Teks Pancasila di Boyolali Pecahkan Rekor MURI

25 Agustus 2019, 22: 19: 05 WIB | editor : Perdana

Penyerahan penghargaan pemecahan rekor MURI pembacaan teks Pancasila

Penyerahan penghargaan pemecahan rekor MURI pembacaan teks Pancasila (Tri widodo)

Share this      

BOYOLALI - Kota Susu kembali mencatatkan rekor di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Kali ini, kegiatan pembacaan teks Pancasila di Alun-Alun Kidul Boyolali pada Minggu (25/8), menembus rekor dengan jumlah peserta terbanyak.

“Berdasarkan daftar hadir, pembacaan teks Pancasila ini diikuti 37.449 orang,” kata Sri Widayati, Senior Manager MURI.

Jumlah tersebut, lanjut Sri, tak hanya memecahkan rekor di Indonesia. Namun, oleh MURI juga dinobatkan sebagai pemecahan rekor dunia.

Pemecahan rekor MURI tersebut diikuti para pelajar, PNS, dan masyarakat umum. Bahkan, belasan pelajar asal Papua yang sedang bersekolah di Boyolali juga ikut serta.

Salah seorang siswa asal Papua Christians  mengaku senang dan bangga bisa mengikuti acara tersebut. “Senang sekali, saya juga bagian dari NKRI. Di Boyolali, saya bisa belajar tenang dan nyaman. Teman- teman juga tidak membedakan saya yang asal Papua,” ujar siswa kelas X SMKN 1 Boyolali itu.

Ketua Panitia Agus Santoso mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pembacaan teks Pancasila sebagai upaya meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme warga.

“Juga untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa tanpa membedakan suku, ras, agama, dan antargolongan,” ujar Agus.

Wakil Bupati Boyolali M. Said Hidayat berharap dengan pemecahan rekor MURI pembacaan teks Pancasila ini, semakin menggelorakan semangat nasionalisme.

"Persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga dan semua bersaudara, masyarakat Indonesia,” pungkas Said. (wid/ria)

 

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia