Minggu, 26 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Klaten

Dewan Pelototi Untung Rugi Tol Solo-Jogja

27 Agustus 2019, 16: 34: 02 WIB | editor : Perdana

MULAI BEKERJA: Anggota DPRD Klaten periode 2019-2024 mengikuti rapat usai dilantik.

MULAI BEKERJA: Anggota DPRD Klaten periode 2019-2024 mengikuti rapat usai dilantik. (ANGGA PURENDRA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Tugas berat menanti 50 anggota DPRD Klaten usai dilantik. Alat kelengkapan belum terbentuk, mereka sudah harus mengikuti agenda rapat. Salah satunya membahas APBD 2020 usai adanya proyek Tol Solo-Jogja yang melintasi wilayah Kabupaten Klaten.

Ketua sementara DPRD Klaten Agus Riyanto mengungkapkan, untuk jangka pendek anggota dewan sudah harus fokus pada pembahasan APBD 2020. Mengingat perlu penganggaran dari adanya dampak dibangunnya jalan Tol Solo-Jogja.

”Bagi DPRD Klaten fokusnya ya ke proyek jalan tol itu. Bahwa perlu dipelajari daerah mana saja yang nantinya akan dilintasi jalan tol. Tentunya dengan mempelajari dari penetapan lokasi (penlok) oleh gubernur nantinya,” jelas Agus kemarin (26/8).

Jika penlok sudah ditetapkan, maka perlu diantisipasi berbagai dampak yang ditimbulkan. Salah satunya terputusnya jalan penghubung hingga saluran irigasi yang selama ini dimanfaatkan para petani. Pemkab juga harus memetakan permasalahan yang akan terjadi apabila dilintasi tol. Mengingat pemihakan harus dianggarkan dalam APBD 2020. Sehingga ketika ada jalan yang terputus bisa dilakukan pembangunan dengan perencanaan yang matang.

”Memang harus bisa dipetakan permasalahan ketika proyek jalan tol itu terlaksana. Apa saja yang menjadi efek negatifnya. Maka itu sudah menjadi urusan wajib untuk dipihaki APBD,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani mengaku masih menunggu perkembangan penlok Jalan Tol Solo-Jogja. Meski begitu dari pihak kementerian dan pelaksana proyek strategis nasional ingin menemuinya.

”Memang dari kemarin pihak kementerian dan pelaksana ingin menemui saya tetapi belum ada waktunya. Mungkin besok kita berikan waktunya. Apalagi saya posisinya juga masih menunggu penlok dari Pak Gubernur,” tandasnya. (ren/adi)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia