Minggu, 22 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Jateng

Mbah Dami Kaget Rumahnya Dibongkar

28 Agustus 2019, 12: 22: 27 WIB | editor : Perdana

PEDULI: Gubernur Ganjar Pranowo ikut sambatan di rumah warga miskin yang direhab di Blora, Selasa (27/8).

PEDULI: Gubernur Ganjar Pranowo ikut sambatan di rumah warga miskin yang direhab di Blora, Selasa (27/8). (BAYU WICAKSONO/RADAR SOLO)

Share this      

BLORA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapat bagian tugas menerima genteng dari anggota Pramuli, Pramuka Peduli yang tengah membongkar atap rumah Mbah Dami (82). Sementara nenek-nenek warga Desa Punggur,  Kecamatan Tunjungan, Blora itu hanya bisa duduk melihat rumahnya dibongkar, Selasa (27/8). 

“Ayo seng kae didonke (ayo yang itu diturunkan),” kata Ganjar pada beberapa anggota Pramuli yang berada di atap. “Siap pak,” sahut para anggota Pramuli.

Selain Pramuli, di atap rumah Mbah Dami juga berdiri para masyarakat yang turut sambatan, gotong royong merenovasi rumah tidak layak huni. Mereka membongkar satu persatu bagian rumah Mbah Dami yang didominasi dinding dari anyaman bambu. 

Mbah Dami, yang hidup sebatang kara hanya bisa melongo ketika melihat rumahnya dirobohkan anggota Pramuka, Ganjar dan para tetangga. Dia tidak menyangka rumahnya mendapat bantuan perbaikan. Selama ini dia hanya tinggal sendiri setelah sang suami meninggal. 

“Matur nuwun sanget. Nggih mboten nyongko menawi bade didandani. Lha wong dahar mawon nderek ponakan (Terima kasih sekali. Saya tidak menyangka rumah ini bakal direnovasi. Makan saja saya numpang ke keponakan, Red),” katanya. 

Tidak hanya rumah Mbah Dami, Ganjar juga turut sambatan merenovasi rumah Mbah Sarijah, 76, yang letaknya tidak jauh dari rumah Mbah Dami. Di sana juga telah beraksi puluhan anggota Pramuli dan masyarakat. Sejurus kemudian Ganjar langsung terjun membantu menggarap pondasi.

“Ini ada puluhan anggota Pramuka Peduli, Pramuli yang gotong royong. Mereka ikut di Jambore Daerah XV di sini. Dan ini adalah salah satu kegiatannya,” ujarnya. 

Mendapat kesempatan bisa sambatan bareng gubernur, anggota Pramuli tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan. Mereka minta izin pada Ganjar agar istirahat sejenak dan berfoto. Karena dari sekian banyak aksi yang mereka lakukan, baru kali ini bisa bekerja bareng gubernur. 

“Sayang kalau tidak minta foto. Kapan lagi bisa bekerja bareng pak gubernur. Biasanya kalau ikut bedah rumah kan hanya sama tetangga,” kata Trihandika Ramadan, anggota Pramuli dari SMAN 1 Tunjungan.

Pramuli tersebut merupakan bagian dari peserta Jambore Daerah XV itu diselenggarakan oleh Kwarda Jateng pada 26-31 Agustus di Bumi Perkemahan Mustika Blora. Sekitar 1.300 pelajar dari seluruh kabupaten kota di Jawa Tengah berkemah di lahan bekas lapangan golf itu. 

“Selain kemah, Jamda ini juga diisi dengan orientasi pengetahuan, dan wawasan dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke 58. Ada juga karnaval kostum budaya dan temu tokoh Pramuka se Jawa Tengah,” kata Ketua Kwarda Jateng Siti Atikoh. (lhr/bun)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia