Minggu, 22 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Jateng

Kapolda Jateng Apresiasi Media Mainstream Tangkal Berita Hoax

28 Agustus 2019, 12: 31: 26 WIB | editor : Perdana

CAIR: Kapolda Jateng Irjen Pol Ryco Amelza Dahniel bersama pangdam berdiskusi dengan pimpinan media di Mapolda Jateng.

CAIR: Kapolda Jateng Irjen Pol Ryco Amelza Dahniel bersama pangdam berdiskusi dengan pimpinan media di Mapolda Jateng. (KABUN TRIYATNO/RADAR SOLO)

Share this      

SEMARANG – Peran media mainstream dalam membendung berita hoax sangat penting.  Terutama terkait persoalan yang menyangkut hal-hal sensitif terkait ancaman disintegrasi bangsa. Dengan demikian masyarakat bisa mendapatkan informasi yang benar-benar valid.  

 “Saya sangat berterima kasih atas kerja sama teman-teman media yang selama ini tetap menjaga pemberitaan yang menyejukkan bagi masyarakat Jawa Tengah,” ujar Kapolda Jateng Irjen Pol Ryco Amelza Dahniel saat coffee morning dengan pimpinan media massa se Jawa Tengah di Mapolda Jateng, Selasa (27/8). Hadir dalam kesempatan tersebut Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi dan sejumlah pejabat utama Polda Jateng.

Kapolda mengatakan, acara coffee morning bersama pimpinan media massa di Jateng ini merupakan kali pertama digelar selama mantan gubernur Akademi Kepolisian Semarang ini menjabat. Rencananya kegiatan ini akan digelar rutin sebulan sekali dengan mengundang berbagai stakeholder di Jawa Tengah.

“Untuk coffee morning perdana ini, saya dengan Pangdam sengaja mengundang media. Selanjutnya nanti sebulan sekali bisa mengundang para pengusaha atau elemen masyarakat lainnya. Tempatnya juga bisa bergantian. Mungkin bulan depan di Makodam (Diponegoro),” ujarnya.

Selain update situasi kondisi keamanan di Jawa Tengah, lanjut kapolda, kegiatan ini juga sebagai upaya menjalin komunikasi antara kepolisian dan TNI dengan media. Harapannya media bisa bersinergi dalam menyuguhkan berita-berita berkualitas kepada masyarakat dengan tetap mengutamakan kepentingan nasional.

“Akhir-akhir ini kita ketahui ada persoalan sensitif terkait dengan SARA. Kalau ini tidak disikapi dengan hati-hati dan bijak maka akan rawan memicu gesekan. Nah, ini butuh peran teman-teman media juga dalam menjaga situasi agar tetap kondusif,” ujarnya.

Pangdam IV Diponegoro Mochamad Effendi juga mengapresiasi kerja sama yang terjalin selama ini dengan media massa. Dia berharap ke depan ini akan tetap terpelihara dengan baik. (bun)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia