Rabu, 16 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

ASN Wajib Isi BBM di Pedaringan,Keuntungan SPBU Bisa untuk Aspal Jalan

31 Agustus 2019, 17: 26: 27 WIB | editor : Perdana

MILIK PEMKOT: Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo saat cek proyek SPBU Pedaringan kemarin (30/8). Foto kanan, desain bangunan.  

MILIK PEMKOT: Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo saat cek proyek SPBU Pedaringan kemarin (30/8). Foto kanan, desain bangunan.   (DAMIANUS BRAM-IRAWAN WIBISONO/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pedaringan sudah mulai dikerjakan 1 Juli lalu. SPBU milik pemkot ini diperkirakan dapat mencapai break event point (BEP) alias balik modal pada 2025.

Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pergudangan dan Aneka Usaha (PAU) Chriswanto Tri Santoso mengatakan, dengan investasi senilai Rp 12 miliar, SPBU yang sudah mulai memasang rangka atap tersebut mampu balik modal dalam lima tahun.

SPBU yang menjual enam jenis bahan bakar minyak (BBM) yakni premium, pertalite, pertamax, pertamina dex, pertamax turbo, dan dexlite itu akan bekerja sama dengan pemkot agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) mengisi BBM kendaraan dinasnya ke SPBU Pedaringan di Jalan Ki Hajar Dewantara Jebres.

“SPBU ini berdiri di atas lahan 2.700 meter persegi. Memiliki empat pulau pompa dengan empat dispenser pump dan masing-masing terdiri dari enam nozzle. Tangki pendam tujuh unit dengan kapasitas total 130 KL,” terang Chriswanto di sela menerima kunjungan Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo di lokasi proyek SPBU Pedaringan, Jumat (30/8).

Selain menjual bahan bakar, SPBU Pedaringan juga dilengkapi fasilitas penunjang seperti toilet, musala, kafe indoor dan outdoor, minimarket, ATM center, gerai oli, elpiji, serta pengisian nitrogen.

SPBU Pedaringan dikerjakan oleh kontraktor asal Jogjakarta PT Bale Rante Perkasa dengan anggaran Rp 10,6 miliar dari APBD 2019. Sedangkan konsultan perencana CV Astha Bhawana dan pengawasan oleh CV HAR ENKO. Masing-masing menggunakan anggaran APBD senilai Rp 98,5 juta dan Rp 98 juta.

“Masa pengerjaan 1 Juli sampai 27 Desember 2019. Diperkirakan Januari 2020 SPBU ini sudah dapat beroperasi,” imbuhnya.

Wali Kota Rudy memberi jaminan konsumen yang wajib datang ke SPBU Pedaringan adalah ASN dan anggota DPRD Surakarta. Dia juga meminta kendaraan pribadi ASN mengisi bahan bakar di SPBU pelat merah tersebut.

“Mulai 2020, semua (ASN Pemkot Surakarta) isi bensin di sini. Misal rumahnya Laweyan, ngisinya di sini kan nggak apa-apa. Sekalian nge-cek apa sudah bener meterannya. Ini salah satu hal yang bisa menguntungkan pemkot. Untungnya kan bisa buat ngaspal jalan,” beber wali kota. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia