Rabu, 16 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Barang Berharga di Bong Mojo Tak Diangkut

01 September 2019, 11: 35: 59 WIB | editor : Perdana

ALIH FUNGSI: Makam di Bong Mojo yang bakal dipindah ke TPU Daksinalaya dan Purwalaya.

ALIH FUNGSI: Makam di Bong Mojo yang bakal dipindah ke TPU Daksinalaya dan Purwalaya. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Pemkot segera membongkar dan memindahkan 190 makam di Bong Mojo ke tempat pemakaman umum (TPU) Daksinalaya dan Purwalaya, bulan ini. Sebagai catatan, benda berharga yang kemungkinan akan ditemukan di lokasi dipastikan tidak ikut dipindahkan.

Meski begitu, pemindahan tak akan dilakukan sepihak. Berbagai pihak terkait dilibatkan demi mendukung kelancaran relokasi. "Sudah menjadi rahasia umum di makam etnis Tionghoa biasanya terdapat sejumlah barang berharga yang diikutsertakan pada saat pemakaman jenazah. Nah, kami tidak mau dituding yang bukan-bukan jika pembongkaran ini tidak disaksikan pihak-pihak terkait,” beber Kasi Pemakaman Umum Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperum KPP) Sawaras Budi Kusuma, Sabtu (31/8).

Sementara itu, lantaran ahli waris makam yang menghubungi pemkot masih minim, pemkot akan menggandeng perangkat wilayah setempat, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan lain saat memulai proses pembongkaran makam.

Sawaras mengaku, masih perlu berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak tersebut guna menentukan lokasi penyimpanan benda berharga jika ditemukan di dalam makam. "Yang jelas, barang-barang itu tidak akan ikut dipindah ke makam pengganti." imbuhnya.

Hingga kini pemkot masih menunggu laporan ahli waris makam Bong Mojo, sebelum merealisasikan pemindahan makam leluhur mereka. Sementara ini baru lima ahli waris yang menghubungi pemkot.

Tender proyek pemindahan makam itu juga tengah disiapkan. Menurut Sawaras, APBD sudah mengalokasikan dana tak kurang Rp 360 juta guna merelokasi 190 makam dari Bong Mojo ke TPU Daksinalaya dan Purwalaya.

"Ini sedang pemberkasan sebelum didaftarkan lelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)," ucapnya.

Seperti diketahui, sosialisasi terkait relokasi 190 makam di sisi timur Bong Mojo sudah berlangsung sejak Mei lalu. Pemindahan makam ke TPU Purwalaya dan Daksinalaya itu disiapkan Pemkot guna mendukung rencana pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) di wilayah Jebres.

Kendati rencana peletakkan batu pertama proyek pendirian rumah sakit pada akhir tahun ini ditunda, proses pemindahan ratusan makam itu tetap dilanjutkan sebagai bagian dari proses penyiapan lahan. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia