Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Berkas Anggota DPRD Penganiaya Dikembalikan

02 September 2019, 15: 55: 31 WIB | editor : Perdana

BERLANJUT: Korban penganiayaan mantan anggota DPRD saat melapor ke polisi.

BERLANJUT: Korban penganiayaan mantan anggota DPRD saat melapor ke polisi. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Berkas kasus penganiayaan yang melibatkan mantan anggota DPRD Kabupaten Karanganyar periode 2014 - 2019, Putut Hartanto dikembalikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Karanganyar kepada penyidik Reskrim Polres Karanganyar awal pekan lalu.

Kapolres AKBP Catur Gatot Effendy membenarkan hal itu. Catur menjelaskan, penyidik diminta melengkapi sejumlah berkas. Syarat yang harus dilengkapi untuk dapat melengkapi berkas adalah perlunya izin dari gubernur Jawa Tengah, agar tim dari penyidik polres bisa menyidik tersangka.

”Kemarin kita sudah meminta kepada sekretariat DPRD terkait dengan surat izin pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,” ucapnya.

Sekretaris DPRD Sujarno mengaku sebelumnya sudah mengupayakan izin tersebut ke gubernur.

”Saya belum baca mas, dan sekarang beliaukan sudah tidak lagi menjabat sebagai anggota. Ya saya tidak tahu menau terkait dengan surat itu, karena yang bersangkutan sudah tidak lagi menjabat,” singkat Sekwan.

Diketahui sebelumnya, Putut sebelumnya diamankan jajaran Polres Karanganyar menjelang pilpres, April lalu. Saat itu ada jaminan tidak akan melarikan diri dan tidak akan menghilangkan barang bukti. Kemudian yang bersangkutan diberikan kesempatan untuk bisa sewaktu – waktu memenuhi penggilan dari tim penyidik.

Tak hanya Putut, MI yang merupakan anak dari Putut dan diduga juga ikut melakukan penganiayaan terhadap korban yakni Gruduk Subroto, 41 warga Dusun Jloko Wetan, Desa Plosorejo, Matesih,sempat diamankan oleh pihak dari kepolisian. (rud/adi)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia