Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Mabuk, Paman Tega Cabuli Ponakan, Merekam, & Sebarkan Video

02 September 2019, 19: 19: 29 WIB | editor : Perdana

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi menunjukkan barang bukti dan pelaku pencabulan

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi menunjukkan barang bukti dan pelaku pencabulan

Share this      

SUKOHARJO - Benar-benar tega. Seorang paman asal Dusun Ngrantan, Desa Kadokan, Grogol Iwan Supriyanto, 33, nekat mencabuli keponakannya sendiri berinisial ST, 14, pada Mei lalu. Bahkan, Iwan juga merekam perbuatan bejatnya itu melalui kamera handphone. 

Kejadian bermula ketika Iwan dimintai tolong orang tua korban untuk mengantar jemput ST di sekolahnya di salah satu SMP. Iwan diketahui masih bujang dan pengangguran. Karena itulah orang tua korban meminta bantuannya.

”Iwan mengantar jemput korban sudah setengah tahun. Lalu pada hari itu (pencabulan) tersangka mengaku dalam pengaruh minuman keras,” terang Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi di Mapolres Sukoharjo, Senin (2/9).

Kala itu, korban dijemput Iwan menggunakan sepeda motor sekitar pukul 12.30 dan diajak mampir ke sungai sekitar Dam Lawu, Telukan, Grogol. Di sanalah Iwan mencabuli korban dan merekam perbuatannya menggunakan ponsel genggam.

Korban yang masih ketakutan tidak berani melapor ke orang tuanya. Selang tiga bulan, Iwan menyebarkan video tersebut ke temannya yang kemudian dibagikan ke grup media sosial.

”Nah, orang tua ST tahu video korban di media sosial. Karena sudah tersebar. Lantas pada Selasa (13/8), orang tua korban melapor ke Polres Sukoharjo," terangnya. 

Iwan ditangkap pada Kamis (29/8) lalu di rumahnya dan digelandang ke Mapolres Sukoharjo. Di hadapan polisi, Iwan mengaku baru satu kali mencabuli korban lantaran masih mabuk. Selepas kejadian tersebut tersangka mengaku masih mengantar jemput korban seperti biasa. (rgl/ria)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia