Kamis, 23 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Okupansi Naik, Durasi Menginap Turun

04 September 2019, 18: 08: 14 WIB | editor : Perdana

NYAMAN: Seorang tamu menikmati minuman saat menginap di sebuah hotel berbintang di Kota Solo. Hasil survei BPS, okupansi hotel meningkat.

NYAMAN: Seorang tamu menikmati minuman saat menginap di sebuah hotel berbintang di Kota Solo. Hasil survei BPS, okupansi hotel meningkat.

Share this      

SOLO – Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) Surakarta mencatat, tingkat penghunian hotel (TPK) pada Juli mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Tercatat pada Juli, TPK di Solo hanya 60,97 persen.

Kepala Seksi Statistik BPS Surakarta Herminawati menyampaikan, penurunan ini dilihat dari durasi tamu menginap di hotel. Tercatat TPK pada Juni sebesar 65,71 persen. Disebabkan pada Juni, bertepatan dengan momen Hari Raya Lebaran. Sehingga banyak pendatang atau pemudik yang stay di hotel cukup lama. Sedangkan pada Juli, sudah kembali ke kondisi normal.

“TPK tertinggi tercatat dari hotel bintang 4 dengan angka 73,03 persen. Sedangkan untuk TPK terendah dari hotel bintang 1 dengan 35,09 persen,” jelas Herminawati kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (3/9).

Kasi Pengembangan Industri Pariwisata, Dinas Priwisata Surakarta Bonita Rintyowati menambahkan, pada Juli tercatat tingkat hunian hotel sepi. Namun, hal ini dinilai wajar. Karena pasca-Lebaran tidak terlalu banyak kegiatan di hotel. “Tapi kami optimistis dunia perhotelan kembali menggeliat hingga akhir tahun,” urainya.

Sementara itu dilihat dari tingkat okupansi, Marcomm Manager Novotel Hotel Solo Tiwik Widowati mengaku okupansi Juli lebih bagus dibandingkan Juni dan Agustus. Sebab Juni hanya ramai saat momentum Lebaran saja. Selebihnya tidak ada kegiatan. 

Diakui Tiwik, Agustus tidak bisa maksimal karena terdapat resuffle. Terutama di agenda goverment. Sebab kontribusi goverment cukup besar. “Untuk okupansi Juni sebesar 86,06 persen. Untuk Juli 90,2 persen. Dan Agustus kemarin sebesar 75,28 persen. Harapannya semakin membaik di September hingga akhir tahun,” ungkapnya. (gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia