Selasa, 10 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Kekeringan hingga Sulit Dapat Air Wudu, Warga Diajak Salat Minta Hujan

04 September 2019, 20: 44: 01 WIB | editor : Perdana

Warga di wilayah terdampak kekeringan mendapat bantuan droping air bersih

Warga di wilayah terdampak kekeringan mendapat bantuan droping air bersih

Share this      

SRAGEN – Para pemuka agama mengimbau warga di daerah terdampak kekeringan untuk menggelar salat Istisqa atau salat minta hujan.

”Kondisi di utara Bengawan Solo sangat memprihatinkan, kekeringan dan sulit air. Termasuk untuk air wudu. Kami imbau pengurus masjid menggelar salat dan doa minta hujan,” ujar Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sragen Muhammad Fadlan, Rabu (4/9).

Saat ini, tidak hanya manusia yang kelimpungan karena kekurangan air. Namun, hewan-hewan ternak juga kekurangan asupan air. Dengan menggelar salat dan doa, diharapkan prediksi masa kemarau panjang bisa berubah. 

Karena, kata Fadlan, pada dasarnya warga yang terkena bencana kekeringan lebih manjur doanya. ”Sesuai sunahnya, digelar di tanah lapang. Namun, tidak masalah jika digelar di masjid,” jelas dia.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, krisis air bersih terjadi di tujuh kecamatan. Yakni Kecamatan Jenar, Tangen, Gesi, Sukodono, Mondokan, Sumberlawang, dan Miri. (din/ria)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia