Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Proyek Pelebaran Viaduk, Dishub Tutup Jalan A.Yani Selama Sepekan

04 September 2019, 20: 49: 44 WIB | editor : Perdana

DIPORTAL: Barikade dipasang di kawasan Jalan A.Yani untuk mendukung penerapan rekayasa lalu lintas yang berlaku mulai kemarin (3/9).

DIPORTAL: Barikade dipasang di kawasan Jalan A.Yani untuk mendukung penerapan rekayasa lalu lintas yang berlaku mulai kemarin (3/9). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Hingga sepekan ke depan, Jalan A. Yani tepatnya di viaduk Kreteg Bang ditutup total menyusul adanya proyek pelebaran viaduk setempat. Pengendara diminta memanfaatkan jalur alternatif guna mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan utama. 

Rekayasa lalu lintas yang diterapkan yakni kendaraan dari arah timur disekat di depan patung Ir. Soekarno, dibelokkan ke kanan ke arah Alas Kethu menuju ke simpang 3 Metro.

Kendaraan dari arah selatan juga diarahkan ke patung Ir. Soekarno menuju Alas Kethu melalui depan kantor Agraria. Sedangkan arus kendaraan dari arah Solo melalui Klampisan-Agraria tidak diubah. Namun, bila melintasi Jalan A. Yani akan disekat di simpang 3 Soto Gading, Wonokarto diarahkan ke Klampisan-Agraria. Seban simpang 3 Metro-Alas Kethu hanya berlaku satu jalur dari arah Alas Kethu. 

“Ini penutupan tahap pertama sampai Selasa (9/9) nanti. Selanjutnya ditutup lagi kira-kita tanggal 20 September," kata Kepala Dinas Perhubungan Wonogiri Ismiyanto, Selasa (3/9).

Dia meminta pengguna jalan bisa menyesuaikan diri dengan rekayasa lalu lintas tersebut. Di antaranya beralih memanfaatkan jalan alternatif. "Kalau mau ke Solo misalnya, bisa lewat belakang Pasar Wonogiri Kota melalui Gunung Gandul, lalu lewat belakang RSUD keluar di lampu merah Wonokarto," jelas Ismiyanto. 

Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti melalui Kasat Lantas AKP Dwi Erna mengatakan, jalan sebelah barat Jembatan Pokoh juga disekat sebagian. Kendaraan besar masih bisa melintas, sedangkan sepeda motor harus memutar melalui belakang kantor Pemkab Wonogiri. “Rencana ini (rekayasa lalu lintas) kita jalankan dulu, masih kita evaluasi lagi,” ucap dia. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia