Senin, 27 Jan 2020
radarsolo
icon featured
Solo

Biaya Perawatan Stadion Manahan Besar, Pemkot Lirik BLUD

05 September 2019, 13: 39: 25 WIB | editor : Perdana

Biaya Perawatan Stadion Manahan Besar, Pemkot Lirik BLUD

SOLO - Perawatan Stadion Manahan pascarevitalisasi dipastikan bakal lebih besar. Pemkot Surakarta pun berencana mengalihkan pengelolaan dari unit pelaksana teknis (UPT) menjadi badan layanan usaha daerah (BLUD).

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo menilai biaya pengelolaan Stadion Manahan bakal naik seiring penambahan fasilitas stadion. Guna mengatasi hal itu, pihaknya melirik opsi pembentukan BLUD untuk menjadi pengelola stadion berskala internasional tersebut. 

“Kalau bentuknya BLUD pengelolaan stadion bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga,” ucap Rudy, Rabu (4/9). 

Pihaknya berharap besar BLUD itu bisa dibentuk mulai tahun depan. Di bawah Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Surakarta. Model ini seperti pengelolaan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). “SUGBK juga punya BLUD sendiri kok. Jadi tidak masalah kalau Solo juga seperti itu,” kata dia. 

Menurut Rudy, pengelolaan stadion di tangan BLUD tersebut akan menguntungkan pemkot. Kerja sama dengan pihak ketiga diyakini bisa menopang anggaran pemeliharaan stadion, yang meningkat usai direnovasi pemerintah pusat. 

“Nantinya tidak ada anggaran pemeliharaan dari APBD. Kalau mau, dilelang saja pekerjaan pemeliharaannya. Pasti banyak yang mau,” beber dia. 

Rencana pembentukan BLUD sebagai pengelola Stadion Manahan dibenarkan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dispora Kota Surakarta Heni Handayani. Informasinya, BLUD itu ditargetkan beroperasi mulai Januari 2020. Sebab itu, dalam dua bulan ke depan pihaknya bakal melakukan kajian terkait persiapan pembentukan lembaga tersebut. 

“Jika rencana pembentukan BLUD itu terealisasi, maka pengelolaan Stadion Manahan bakal dipisahkan dengan sejumlah fasilitas olahraga lain yang kini ditangani dispora seperti Stadion Sriwedari, Lapangan Kota Barat dan sembilan lapangan lain yang tersebar di berbagai wilayah,” kata dia. 

Disinggung soal revitalisasi Stadion Manahan, pihaknya yakin seluruh pekerjaan selesai dalam beberapa hari ke depan. Meski begitu, pihaknya masih belum bisa menjawab secara gamblang perihal kapan Stadion Manahan diresmikan dan dibuka untuk umum. “Kalau targetnya kemarin tanggal 6 besok itu selesai. Nah, soal peresmian kami masih menunggu,” tutup Neni. (ves/bun)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia