Minggu, 22 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Jelang Lawan Persik, Pasoepati dan Surakartans Dilarang Datang

05 September 2019, 13: 55: 09 WIB | editor : Perdana

MIRIS: Sejumlah mobil milik suporter PSIM Jogja, terbalik karena kerusuhan di sekitar Stadion Brawijaya Kediri.

MIRIS: Sejumlah mobil milik suporter PSIM Jogja, terbalik karena kerusuhan di sekitar Stadion Brawijaya Kediri. (DWIYAN/RADAR KEDIRI)

Share this      

EFEK Keributan antara suporter Persik Kediri dengan PSIM Jogja di Stadion Brawijaya Kediri (2/9), ternyata berefek pada laga yang akan dihadiri Persis Solo. Penggawa Laskar Sambernyawa (julukan Persis) harus bertanding tanpa pendukungnya, baik Pasoepati maupun Surakartans.

Polres Kediri Kota membuat surat himbauan kepada panpel Persik Kediri. Surat tersebut ternyata sampai kepada pimpinan DPP Pasoepati. 

"Sehubungan dengan tujukan diatas, mohon kiranya kepada ketua Panpel Persik kediri untuk pertandingan melawan Persis Solo pada hari Jumat tanggal 6 September 2019, tidak menghadirkan suporter dari pihak Persis Solo. Demi pertimbangan keamanan pasca bentrokan antara suporter Persik kediri dengan PSIM Jogja pada hari Senin tanggal 2 September,” terang isi himbauan dari Polres Kediri Kota tersebut.

Presiden DPP Pasoepati ternyata sudah mendengar kabar tersebut, dan pihaknya juga sudah memastikan tak menggelar tur resmi ke Kediri. 

”Dari pihak kepolisian keputusannya memang seperti itu, panpel juga tadi telpon menginfokan juga sama kaya gitu,” jelas Presiden DPP Pasoepati Aulia Haryo.

Seperti yang diketahui sebelumnya ribuan pendukung PSIM Jogjakarta Brajamusti harus bermalam di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (2/9). Sebab, di luar stadion, suporter Persik Kediri Persikmania menunggu mereka. Itu buntut kerusuhan yang terjadi dalam laga Persik Kediri kontra PSIM Jogjakarta Senin sore.

Brajamusti baru bisa keluar dari stadion Selasa dini hari (3/9) setelah kondisi di sekitar benar-benar aman. Kemudian, pihak keamanan memulangkan suporter PSIM tersebut ke Jogjakarta dengan menggunakan kereta api pada Selasa pagi dan siang. Ada 53 orang ditahan di Polres Kediri Kota. Mereka kedapatan membawa berbagai senjata tajam. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia