Rabu, 16 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Pembangunan Gapura Desa Diprotes

06 September 2019, 14: 18: 10 WIB | editor : Perdana

KISRUH: Forkompimca Jaten melihat gapura yang diprotes.

KISRUH: Forkompimca Jaten melihat gapura yang diprotes.

Share this      

KARANGANYAR – Sisa bantuan aspirasi dari DPRD 2018 sebesar Rp 35 juta untuk pembangunan gapura di Dusun Gerdu, Desa Jetis, Kecamatan Jaten, kembali ke kas desa.

Lantaran proses pembangunan gapura terkendala permasalahan. Yakni menyentuh salah satu bangunan rumah warga di dekat lokasi pembangunan.

Pembangunan Gapura sejak 2018 tersebut, sampai sekarang harus berhenti. Anggarannya harus kembali ke kas desa untuk selanjutnya dicairkan jika permasalahan antara warga dan pemilik bangunan rampung.

”Ya kemarin ditunda pembangunannya. Sisa uang pembangunan kembali ke kas desa, sembari menungu kepastian antara pemilik bangunan rumah dan warga. Karena dua – duanya saling ngotot, pemilik rumah tidak mau rumahnya dirusak, dan pihak dari warga ingin pembangunan gapura cepet selesai,” terang Kepala Desa Jetis Nur Wibowo, kemarin (5/9).

Konflik warga dengan pemilik rumah yang kini digunakan untuk salon itu mulai dimediasi, kemarin. Menghadirkan Forkompimca Jaten dan pegawai DPU PR Kabupaten Karanganyar. Hasil mediasi, gapura bakal dilakukan renovasi ulang agar tidak kembali konflik.

”Sudah disepakati, nanti bentuk atau desain pembangunan gapura akan dirubah. Dan bangunan rumah juga akan dirubah, agar nanitnya bisa dibangun,” Kata Camat Jaten Aji Pratama Heru K. (rud/adi)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia