Minggu, 22 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

BPBD Sebar Alat Deteksi Dini Longsor di 3 Desa

07 September 2019, 17: 18: 05 WIB | editor : Perdana

ANTISIPASI: Tim BPBD Wonogiri sosialisasikan penggunaan EWS kepada warga.

ANTISIPASI: Tim BPBD Wonogiri sosialisasikan penggunaan EWS kepada warga. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Potensi korban bencana alam dapat diminimalkan dengan deteksi dini. Salah satu upayanya yakni memasang tiga unit alat early warning system (EWS) tanah longsor di tiga lokasi rawan. Kegiatan tersebut akan melibat warga secara gotong royong.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Bambang Haryanto mengatakan, pengadaan tiga alat EWS menggunakan APBD Wonogiri 2019 dan akan dipasang di Desa Tunggur, Kecamatan Slogohimo; Desa Boto, Kecamatan Jatiroto; dan Desa Sidorejo, Kecamatan Tirtomoyo. 

"Kemarin (Kamis 5/9) kami telah melaksanakan sosialisasi rencana pemasangan EWS bencana tanah longsor,” jelas Bambang, Jumat (6/9).

Warga sepakat memasang EWS secara bergotong royong. Mereka sengaja dilibatkan sejak awal agar memahami fungsi alat tersebut. "Di Desa Tunggur, sesuai kesepakatan warga, EWS dipasang pada 10 September. Desa Boto 11 September, dan Desa Sidorejo 12 September 2019," ujarnya.

Lokasi tersebut dipilih karena memang rawan longsor. Direncanakan setelah EWS terpasang dilanjutkan simulasi evakuasi melibatkan seluruh warga wilayah terdampak. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia