Minggu, 22 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola
PERSEBI BOYOLALI vs PERSIKU KUDUS

Pandan Arang Pantang Ternoda

08 September 2019, 14: 10: 59 WIB | editor : Perdana

DIJEGAL: Dua pemain kunci Persebi Boyolali Rosyid dan Very saat melawan Persiku Kudus di uji coba Pramusim, Mei lalu.

DIJEGAL: Dua pemain kunci Persebi Boyolali Rosyid dan Very saat melawan Persiku Kudus di uji coba Pramusim, Mei lalu. (RADAR KUDUS PHOTO)

Share this      

BOYOLALI – Persebi Boyolali siap menjalani laga ketiganya di babak 8 Besar Liga 3 2019 Zona Jateng. Persiku Kudus akan jadi lawan berat yang harus mereka hadapi di Stadion Pandan Arang Boyolali, sore ini.

Sayangnya bayang-bayang catatan buruk hinggap di kubu Laskar Pandan Arang (julukan Persebi). Hal ini lantaran dalam uji coba pramusim di Stadion Wergu Wetan, 2 Mei lalu, tim racikan Ahmad Sukisno kalah tipis atas Persiku (2-3) di depan pendukung lawan.

Di babak 8 besar ini, Persebi juga tengah menanjak performanya. Sempat kalah 0-2 dari Persab Brebes, Persebi akhirnya bisa bangkit dengan mengalahkan Persip Pekalongan 3-0 di Stadion Pandan Arang (4/9) lalu.

”Performa anak-anak terus membaik. Saya yakin hasil kemenangan atas Persip tentu membuka peluang kita untuk lolos ke babak selanjutnya. Catatan pentingnya tentu harus bisa meraih kemenangan di laga kandang, dan mengoptimalkan laga tandang,” terang Ahmad Sukisno kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Adha Nurrokhim dkk tentu sangat ingin keangkeran markas mereka tetap terjaga. Musim ini, baru PSIP Pemalang yang sukses membuat pilu Persebi di depan pendukungnya. Di babak penyisihan Liga 3, PSIP sempat mengalahkan Persebi 0-1 di Pandan Arang.

”Persiku bukan tim yang mudah dikalahkan, tapi kita tetap optimistis bisa mendapatkan poin penuh saat melawan mereka,”ujarnya. 

Tak mudah bagi Persebi karena lawan berstatsu capolista Grup 6. Di mana dari dua laga yang sudha dijalani di babak 8 besra ini, Laskar Macan Muria sukses selalu meraih kemenangan. Mulai dari menjegal Persab 2-0, dan Persip 1-0.

Pelatih Persiku Subangkit mengakui lini belakang jadi hal yang dibenahinya sebelum lawan Persebi.”Setiap kalah bola kami bertahan dulu, setelah dapat bola kami serang balik,”ujar Subangkit.

Selain memperkuat pertahanan, Subangkit mengaku tidak ada persiapan khusus. Itu lantaran sudah mengetahui peta kekuatan lawan. ”Saya sudah lihat mereka saat lawan Persitema Temanggung. Mereka tim yang bagus dan ada beberapa pemain yang patut diwaspadai, tetapi saya tidak tahu namanya,” sambungnya. 

 Subangkit enggan berkomentar saat ditanya peluang timnya yang sedikit terlihat untuk lolos ke babak empat besar. ”Belum lah. Kita baru menang dua kali. Kemungkinan nanti kalau sudah empat kali menang sudah terlihat peluangnya untuk lolos ke empat besar,”tandas Subangkit. (vga/him/JPG/nik

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia