Senin, 16 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Djarum Foundation-Sukoharjo Super Badminton 2019

Jadi Ajang Seleksi Kejurprov

09 September 2019, 12: 19: 50 WIB | editor : Perdana

PEMBINAAN: Beberapa peserta yang mengikuti ajang Djarum Foundation-Sukoharjo Super Badminton 2019 di GOR Sasono Maju Wijaya.

PEMBINAAN: Beberapa peserta yang mengikuti ajang Djarum Foundation-Sukoharjo Super Badminton 2019 di GOR Sasono Maju Wijaya. (RAGIL LISTYO/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Kejuaraan bulu tangkis tingkat pembinaan bertajuk Djarum Foundation-Sukoharjo Super Badminton 2019 resmi digelar di GOR Sasono Maju Wijaya, Desa Jetis, Baki, Sukoharjo (7-10).

Lebih dari 100 peserta dari lima klub mulai beradu ketangkasan dan strategi untuk bisa naik di podium tertinggi.  

Selain mencari siapa yang sukses menjadi juara, ternyata ajang ini juga untuk menyeleksi atlet yang akan dipersiapan untuk bisa terjun di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) di Semarang, Oktober mendatang.

”Kita akan cari sekitar 20 sampai 40 atlet yang kami akan persiapan untuk terjun di kejurprov. Tentu yang kita cari adalah atlet yang menjadi juara. Nanti akan kita persiapkan mereka untuk bisa bersaing di kejurprov. Baik di kelas tunggal maupun ganda,” terang Ketua PBSI Sukoharjo, Agus Sumantri kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Lima klub yang bersaing di kejuaraan ini, antara lain adalah PB Smash, Pusaka Putih, SPBU Balapan, Tangkis, dan PB Putra Utama. Mereka akan memperebutkan delapan kelompok perlombaan. Mulai dari  tunggal usia dini putra, tunggal usia dini putri, tunggal anak putra, tunggal anak putri, tunggal pemula putra, tunggal remaja putra, ganda anak putra dan ganda remaja putra.

"108 peserta tersebut terdiri dari peserta tunggal ada 90 yang ikut bertanding dan 18 peserta kategori ganda," katanya.

"Juara pertama kejurkab dipastikan akan menjadi perwakilan Sukoharjo di Kejurprov 2019. Meski ada beberapa kategori pertandingan yang kosong. Seperti pemula putri, remaja putri serta kategori taruna, maka kami akan lakukan seleksi khusus," jelas Ketua Panitia Kejurkab Sukoharjo 2019 Muhammad Bachrun.

Agus Sumantri mengatakan jika sebelumnya Kejurkab dibuka untuk umum (multi), namun tahun ini peserta dikhususkan hanya untuk atlet asal Sukoharjo.

"Kita yakin regenerasi atlet di Sukoharjo begitu cepat. Akan terlihat dari ketatnya persaingan di kejuaraan ini, dan akan terlihat atlet-atlet potensial yang akan mulai terlihat potensi skillnya," sambung Agus Sumantri. (rgl/nik)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia