Minggu, 22 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Takjub, Suporter Bandingkan Stadion Manahan Dulu&Sekarang: Ya Jauhlah

09 September 2019, 19: 52: 56 WIB | editor : Perdana

Untuk kali pertama Stadion Manahan digunakan untuk pertandingan eksebisi disaksikan ribuan warga Solo

Untuk kali pertama Stadion Manahan digunakan untuk pertandingan eksebisi disaksikan ribuan warga Solo (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Warga Solo dibuat takjub saat kali pertama melihat Stadion Manahan yang bau pascarevitalisasi. Mereka juga menjajal single seat di tribun stadion.

Ribuan warga Solo mengikuti Kirab Kebangsaan yang digelar pemkot untuk memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas), Senin (9/9). Peserta kirab berangkat dari Stadion Sriwedari dan finish di Stadion Manahan.

Nah, di Manahan, ribuan peserta kirab bisa merasakan dan melihat langsung kondisi stadion yang baru rampung direvitalisasi itu. Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Solo, area di dalam stadion yang biasanya penuh alat berat dan material kontruksi, saat ini sudah bersih dan tampak bersih. 

Pada kesempatan tersebut juga digelar pertandingan sepakbola antara pemkot, muspida, dan persatuan wartawan Indonesia (PWI) Surakarta. Sementara ribuan peserta kirab dipersilakan menjajal single seat di berbagai sudut tribun di stadion. 

”Kalau dibandingkan dudukan di mester (dudukan dari semen, Red) seperti sebelumnya, ini sih lebih nyaman. Bisa bersandar,” kata Fauzi, 23 salah seorang suporter yang Persis yang ikut serta menyaksikan pertandingan melalui tribun timur.

Dilihat sekilas, berbagai kursi yang dicat warna merah, kuning, dan biru itu membentuk pola batik kawung dari kejauhan. Saat dicoba pun, single seat itu sangat nyaman. Bahkan, kaki penonton tak perlu ditekuk jika ada yang orang yang hendak melintas di depannya lantaran masih ada jarak leluasa. Single seat itu bisa ditutup saat tidak digunakan 

Yang paling menarik, adalah kursi VVIP warna hitam yang dilengkapi dengan busa. Sehingga penonton makin betah menyaksikan pertandingan. ”Kalau dibandingkan dulu, ya jauhlah. Untuk ambil gambar pun jadi lebih enak karena ada sisa tempat cukup lebar di tangga paling atas VVIP,” sambung Fauzi.

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo yang juga mengikuti kirab dan pertandingan eksebisi mengaku puas dengan hasil akhir revitalisasi Stadion Manahan. ”Manteblah, 100 persen jauh lebih baik dari sebelumnya,” ucap Rudy saat turun minum setelah 30 menit bermain sepakbola.

Menurutnya, tanah dan rumput lapangan jenis Zoysia Japonica itu sangat nyaman untuk bermain bola. Belari 30 menit pun tak membuat pria berumum 59 tahun ini ngos-ngosan. ”Lapangannya terasa empuk. Kelembapannya pas. Jadi pergerakan bola pun enak,” jelas pungkas Rudy. (ves/ria)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia