Minggu, 22 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Sumber Air Keruh, Tiga Desa Krisis Air Bersih

11 September 2019, 11: 38: 34 WIB | editor : Perdana

KERING KERONTANG: Warga mengais sisa-sisa air dari sumur yang airnya terus menyusut karena dampak kemarau panjang di Wonogiri, kemarin (10/9) 

KERING KERONTANG: Warga mengais sisa-sisa air dari sumur yang airnya terus menyusut karena dampak kemarau panjang di Wonogiri, kemarin (10/9)  (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI - Tiga desa di Kecamatan Eromoko mulai mengalami krisis air bersih kemarin. Sumber air mulai berwarna keruh karena tercampur dengan tanah sehingga tidak layak diminum.

Camat Eromoko Danang Erawanto menyebut, di Eromoko terdapat sembilan dusun di tiga desa mengalami krisis air bersih. Air sebenarnya ada, tapi kondisinya keruh sehingga tidak layak konsumsi. “Kalau mandi masih bisa, tapi warga tidak berani mengonsumsi,” kata Danang Erawanto, Selasa (10/9).

Menurut Danang, di Eromoko sudah dibangun sejumlah sumur dalam untuk mengatasi kekeringan secara permanen. Hanya saja, saat kemarau seperti ini air sumur dalam surut. “Di Baleharjo sudah ada dua sumur dalam, tapi airnya keruh. Yang di Basuhan ada dua sumur dalam, tapi airnya surut, tidak keluar airnya,” ujarnya. 

Pihaknya sudah meminta bantuan air bersih ke sejumlah pihak. Sampai saat ini bantuan air bersih dari pihak ketiga sudah diterima oleh warga di daerah yang mengalami kekeringan. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Bambang Haryanto mengatakan, diperkirakan wilayah terdampak kekeringan bakal bertambah. Semula hasil validasi  BPBD hingga akhir Juni lalu, wilayah dan warga terdampak kebutuhan air baku terjadi di delapan kecamatan, 36 desa, 12.142 kepala keluarga (KK) atau 41.055 jiwa. Sedangkan pada 2018 lalu ada tujuh kecamatan, 31 desa, 13.712 KK  atau  47.944 jiwa. Meski dibanding 2018 data wilayah bertambah, namun jumlah jiwa terdampak berkurang. Jumlah jiwa terdampak ini turun 1.570 KK atau 6.889 jiwa. (kwl/bun)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia